Komunitas Reptil Turut Bantu Korban Bencana di Tasikmalaya

Komunitas Reptil Turut Bantu Korban Bencana di Tasikmalaya

ACTNews, TASIKMALAYA - Komunitas sirek/reptil dan komunitas muslim bercadar menggalang donasi untuk membantu korban bencana alam banjir dan longsor di Tasikmalaya Selatan. Aksi galang donasi dilakukan di pasar-pasar, tempat wisata, lampu merah, dan kompleks pertokoan di alun-alun Singaparna, Tasikmalaya.

Aksi kepedulian ini telah berlangsung sejak Sabtu (17/11) hingga Ahad (25/11). Herisman selaku Ketua Komunitas Reptil mengatakan, penggalangan donasi dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada korban banjir dan longsor Tasikmalaya Selatan yang hingga saat ini masih membutuhkan bantuan seperti makanan, selimut, tikar, dan rumah tinggal.

"Kita lakukan penggalan donasi untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam di Tasikmalaya Selatan. Kita ajak pejalan kaki, pengendara, dan semua warga yang ada di wilayah Singaparna untuk bersama membantu mereka,” ungkap Herisman.

 

Herisman menambahkan, selain menggalang donasi dari publik, ia juga mengajak seluruh anggota timnya untuk ikut berdonasi. Penggalangan dana ini berlangsung selama sepekan.

“Bismillah.. Semoga ikhtiar ini bisa berlanjut dan sedikit meringankan beban saudara kita, korban bencana alam di Tasikmalaya Selatan,” harap Herisman.

Seluruh donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Aksi Cepat Tanggap yang ada di Tasikmalaya. Asep selaku Senior Marketing ACT Tasikmalaya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada komunitas reptil di Singaparna yang telah peduli dan membangun empati untuk korban banjir dan longsor di Tasikmalaya.

 

“Ini adalah wujud kepedulian teman-teman kita dari komunitas reptil di Singaparna. Semoga ikhtiar baik ini menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Tasikmalaya, untuk bersama membantu saudara-saudara kita di Tasikmalaya yang tertimpa musibah banjir dan longsor,” ujar Asep.

Sejak banjir dan longsor menghantam Tasikmalaya pada awal November lalu, ACT terus mendampingi warga terdampak hingga saat ini. Selain mengevakuasi warga dan akses jalan yang terputus, tim ACT juga mendistribusikan kebutuhan pangan dan logistik, serta mendirikan posko kemanusiaan dan dapur umum.

“Saat ini kami juga tengah membangun Hunian Nyaman Terpadu (Interegated Community Shelter/ICS) untuk warga di Culamega yang terkena dampak banjir dan longsor cukup parah. ICS nantinya diperuntukkan bagi warga yang rumahnya sudah hancur berat atau pun yang sudah tidak layak huni. Mohon doanya semoga proses pembangunannya lancar,” pungkas Asep. []