Korban Gempa Banten Masih Mengungsi

Pada malam hari, warga yang berada di pesisir pantai mengungsi dan kembali meninjau rumahnya pada siang hari. Warga yang berada jauh dari pesisir pantai memilih bertahan di rumah masing-masing. Padahal, sejumlah rumah warga tidak lagi memiliki genting.

warga korban gempa banten
Ilustrasi. Kondisi rumah warga yang rusak akibat gempa Banten. (ACTNews)

ACTNews, PANDEGLANG – Sebagian korban gempa Banten di Kabupaten Pandeglang masih tinggal di rumah sanak famili. Sukma Jayalaksana dari tim Tanggap Darurat ACT mengatakan, pada malam hari, warga yang berada di pesisir pantai mengungsi dan  kembali ke rumahnya  pada siang hari. 

“Rumah warga yang mengungsi sebenarnya cukup rusak. Mereka kembali hanya untuk meninjau kondisi rumah. Mereka khawatir akan terjadi tsunami,” kata Sukma, Senin (17/1/2022). 


Sukma melanjutkan, warga yang berada jauh dari pesisir pantai memilih bertahan di rumah masing-masing. Padahal, sejumlah rumah warga tidak lagi memiliki genting,

Berdasarkan pantauan tim ACT, selain bantuan darurat, rumah menjadi kebutuhan darurat korban gempa Banten. Ia berharap, solidaritas Sahabat Dermawan bisa membantu para korban gempa Banten kembali memiliki tempat tinggal.

Sebelumnya, ACT Banten juga telah mendistribusikan bantuan pangan dan perlengkapan sekolah untuk korban gempa di Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, pada Ahad (16/1/2022).[]