Korban Gempa di Bogor Terima Bantuan Pangan

Bantuan pangan tiba untuk ratusan warga terdampak gempa di Kabupaten Bogor. Dukungan dari para dermawan itu diantarkan langsung tim Disaster Emergency Response Aksi Cepat Tanggap.

Korban Gempa di Bogor Terima Bantuan Pangan' photo
Warga Desa Purwabakti, korban gempa di Bogor, menerima bantuan pangan Aksi Cepat Tanggap. Sejumlah rumah di Desa Purwabakti rusak akibat guncangan berkekuatan M5,0. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN BOGOR – Ratusan paket pangan dibagikan kepada 171 kepala keluarga di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Rabu (11/3) dan Kamis (12/3). Mereka adalah masyarakat terdampak gempa bermagnitudo 5,0 yang mengguncang Sukabumi dan Bogor pada Selasa (10/3) sore.

Daryadi dari Tim Disaster Emergency Response (DER) – Aksi Cepat Tanggap menerangkan, bantuan pangan dibagikan ke korban gempa di sejumlah kampung Desa Purwabakti. “Hari Kamis, tim mendistribusikan logistik di Kampung Cisalada dengan penerima manfaat 124 kepala keluarga. Sementara di Kampung Padajaya bantuan diberikan kepada 14  kepala keluarga dan di Kampung Cigarehong, 33 kepala keluarga. Setara total 627 jiwa telah dibantu,” lapor Daryadi. Bantuan terdiri dari makanan pokok seperti beras, air mineral, dan susu. Bantuan juga terdiri dari alas tidur, selimut, juga keperluan sanitasi.

Korban gempa di Kampung Cisalada masih memilih bermalam di tenda pengungsian karena masih khawatir gempa. Siang hari, kata Daryadi, warga sudah beraktivitas seperti sediakala. “Warga yang rumahnya rusak berat sementara waktu ditampung di saung milik masyarakat,” lanjut Daryadi. Gempa yang berpusat di Sukabumi itu membuat 134 rumah di Kampung Cisalada, Desa Purwabakti, rusak.

Tim DER-ACT juga sudah membuka posko kemanusiaan yang beralamat di Jalan Cisalada, Kampung Cipamubutan, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan. Selain aktivasi posko, tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) –ACT yang bertugas dengan DER juga masih melakukan asesmen, salah satunya ke musala dan fasilitas desa terdampak.

“Ada delapan relawan MRI yang hari ini bertugas bersama DER. Kami juga terus melakukan koordinasi dengan aparatur desa,” pungkas Daryadi.[]