Korban Kebakaran Dok IX Jayapura Belum Ada Kepastian Tempat Tinggal

Ratusan jiwa korban kebakaran di Dok IX Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura belum mempunyai kepastian tempat tinggal usai api menghanguskan rumah mereka.

Relawan bergotong royong menurunkan bantuan pangan di Posko Dinas Sosial Kota Jayapura, Selasa (20/10). (ACTNews)

ACTNews, JAYAPURA – Sejumlah pengungsi korban kebakaran di Dox IX Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura menghadapi dilema dan belum mengetahui akan berapa lama bertahan di pengungsian. Pasalnya, api melahap habis lebih dari seratus rumah warga di perkampungan nelayan itu. Kondisi itu dilaporkan relawan Masyarakat Relawan Indonesia - Aksi Cepat Tanggap Kota Jayapura Untung Irianto, Kamis (22/10).

“Sebagian pengungsi tinggal di rumah keluarga mereka. Banyak juga pengungsi yang mengungsi di kantor pemerintahan, misalnya di kantor BPBD atau kantor Dinsos," terang Untung.

Pada Selasa (21/10), Tim Disaster Emergency Response ACT melalui MRI Kota Jayapura mendistribusikan bantuan pangan untuk korban kebakaran ke Posko Kebakaran Dinas Sosial Kota Jayapura. Bantuan logistik terdiri dari beras dan lauk pauk, seperti daging ayam. "Pengungsi juga masih membutuhkan bantuan layak pakai untuk anak-anak,” imbuh Untung.

Selain pakaian layak pakai, layanan kesehatan juga belum maksimal. Di tengah kondisi pandemi Covid-19, bantuan masker masih dirasa kurang. Menurut Untung, kondisi di pengungsian pun cukup mengkhawatirkan karena jumlah pengungsi yang berkumpul cukup banyak.

Kebakaran di kampung nelayan Dok IX Kelurahan Tanjung Ria terjadi Senin (19/10) pukul 18.00 WIT. Delapan unit mobil pemadam kebakaran Kota Jayapura, water canon Polda Papua, dan beberapa mobil suplai air bersih dikerahkan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. []