Korban Kebakaran Kampung Melayu Mulai Menata Hidup Baru

Korban Kebakaran Kampung Melayu Mulai Menata Hidup Baru

ACTNews, JAKARTA - Hampir dua pekan sejak kebakaran hebat meluluhlantakkan ratusan rumah di kampung Melayu, kini para korban mulai kembali menata hidup baru. Beberapa keluarga mulai mencoba membangun rumah-rumah mereka kembali, sebagian lagi mencari kontrakan baru. Sisanya masih membuat tenda-tenda di atas reruntuhan bangunan rumah mereka dengan terpal-terpal.

Demikian diungkapkan oleh Koordinator Daerah Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jakarta Timur Agus Awaludin, Kamis (31/8).

"Ada tiga posko yang masih menyuplai kebutuhan pangan untuk pengungsi. Salah satunya adalah posko Aksi Cepat Tanggap," ungkapnya.

Menurut Agus, selain kebutuhan pangan, warga setempat yang menjadi korban kebakaran tersebut juga tengah membutuhkan bahan bangunan. Hal ini mengingat sampai hari ini masih banyak warga yang belum mampu membangun kembali rumahnya akibat keterbatasan dana.

Rencananya, Aksi Cepat Tanggap akan menyalurkan sejumlah bahan bangunan untuk korban terdampak. Tidak hanya itu, ACT juga akan menyegerakan pembangunan fasilitas umum seperti musala, PAUD, dan toilet portabel sebagai bagian dari pemulihan pascabencana.

“Tujuannya untuk memulihkan trauma mereka sekaligus sebagai sentral pembinaan (khusus musala dan PAUD) di sekitar lokasi bekas kebakaran. Insya Allah, kita juga akan menyokong mereka secara finansial agar kehidupan mereka bisa segera normal kembali,” papar Agus.

Untuk sementara ini, kegiatan PAUD yang mana bangunannya kini ikut terbakar habis dipindahkan ke rumah warga yang luas. Sebelumnya, PAUD tersebut biasa dipakai untuk pembinaan anak-anak yatim dan duafa serta ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar PAUD.

Seperti diberitakan pada Minggu (20/8) lalu, sedikitnya 427 KK atau 1200 jiwa lebih kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran besar yang melanda kawasan kampung Melayu, Jakarta Timur. []

Tag

Belum ada tag sama sekali