Korban Kebakaran Lebak Bulus Keluhkan Air Bersih

Korban Kebakaran Lebak Bulus Keluhkan Air Bersih

ACTNews, JAKARTA - Kebakaran yang terjadi di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan menyisakan penderitaan lanjutan.

Setelah mereka kehilangan tempat tinggal, kini 200 penduduk setempat tak tahu harus tinggal di mana. "Kami sementara tinggal di tenda pengungsian. Walau dengan segala keterbatasan," ujar salah satu korban, Kanda.

Pria paruh baya yang berusia sekitar 50 tahunan tersebut mengaku kesulitan yang dihadapi para pengungsi korban kebakaran adalah sanitasi air bersih.

Keluhan tersebut disampaikan Kanda kepada Tim Emergency Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) saat menerima bantuan pangan, pakaian, dan peralatan sekolah pada Sabtu (19/8).

Lokasi kebakaran yang berada di Jl. H. Gandum, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak tersebut sulit diakses kendaraan roda empat. "Ini kondisi yang sedikit menghambat tim kami ke lokasi kejadian," tandas Koordinator Tim Emergency Response ACT Kusmayadi.

Ia mengakui saat ini 200 jiwa korban kebakaran telah ditampung di tiga tenda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta. "Tinggal menuntaskan kendala air bersih, kesehatan, dan kurangnya ketersediaan alas tidur yang layak," imbuhnya.

Menerima bantuan tersebut, Kanda bersama warga lainnya mengaku sangat berterima kasih. "Kami terharu dengan langkah ACT yang merespon cepat bantuan untuk warga kebakaran. Bantuan yang diberikan tepat sesuai kebutuhan warga. Mugi-mugi ACT barokah", ujar Kanda. []

Tag

Belum ada tag sama sekali