Kota Medan Tak Luput dari Sasaran Operasi Makan Gratis

Tak hanya di Jakarta, Operasi Makan Gratis dari ACT juga hadir di Medan. Berkolaborasi dengan tiga warung makan, ACT mendistribusikan ratusan porsi makanan siap santap untuk warga prasejahtera di Medan.

Pengemudi ojek daring di Medan yang menerima hidangan siap santap dari program Operasi Makan Gratis ACT. (ACTNews)

ACTNews, MEDANOperasi Makan Gratis yang ACT luncurkan sebagai langkah penanganan dampak wabah Covid-19 tak hanya hadir di ibu kota. Kota Medan kini juga menjadi sasaran program tersebut. Berkolaborasi dengan tiga warung nasi di Medan, ACT membagikan makanan siap santap bagi warga prasejahtera di Medan pada Selasa (21/4) hingga Kamis (23/4).

Warung Zulaikha yang ada di Jalan Darussalam, Medan merupakan salah satu tempat makan yang berkolaborasi dengan ACT. Di tempat ini, sebanyak 75 porsi makanan siap santap dibagikan. Pekerja informal serta masyarakat prasejahtera jadi target utama penerima manfaat.

“Pengemudi ojek daring, penarik becak, pedagang kecil serta buruh pabrik bisa menikmati hidangan siap santap di warung yang berkolaborasi dengan ACT,” jelas Sakti Wibowo dari Tim Program ACT Sumatra Utara, Selasa (21/4).

Uli merupakan salah satu pedagang keliling yang juga menerima hidangan makanan siap santap ini. Ia mengaku sejak dua bulan terakhir pendapatannya berkurang drastis. “Biasanya bisa ratusan botol kejual, sekarang 50 aja susah banget,” ungkap Uli yang menjual minuman fermentasi ini, Selasa (21/4).

Penurunan pendapatan juga dirasakan oleh Feri (46), pengemudi ojek daring. Dalam dua bulan terakhir, Feri hanya mampu mendapatkan dua penumpang saja. Untuk mengakali minimnya pemasukan, tiap kali makan siang ia memilih untuk pulang ke rumah.

Kepala Cabang ACT Sumut Fadhli Septavianra mengatakan, program Operasi Makan Gratis hadir sebagai pemenuh kebutuhan pangan masyarakat di tengah pandemi corona. Program tersebut berkolaborasi dengan rumah makan yang tersebar di berbagai daerah. “Hadirnya program ini juga sebagai sarana mengajak masyarakat untuk ikut peduli terhadap sesama, khususnya mereka yang perekonomiannya terdampak,” jelasnya.[]