Krisis Air Bersih Dialami Warga Sukadiri, Kabupaten Tangerang

Kecamatan Sukadiri menjadi salah satu kecamatan di Kabupaten Tangerang yang mengalami krisis air layak konsumsi. Air tanah di sejumlah desa di Kecamatan Sukadiri tidak dapat dikonsumsi karena tercemar air laut.

Distribusi air bersih di RT 05/05, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN TANGERANG – Siapa sangka, di musim hujan seperti ini, masih ada sejumlah warga di Kabupaten Tangerang yang mengalami kesulitan air bersih. Bukan karena kekeringan, tetapi karena air tanah mereka tidak dapat diminum akibat tercemar air laut. Kondisi ini dialami warga Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten.

Problem ini diredam Aksi Cepat Tanggap Tangerang Raya dengan mengirimkan Humanity Water Tank, Jumat (25/12). HWT hadir untuk warga Kampung Rawa Pisangan Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri. Rodi Mardianto dari Tim Program ACT Tangerang Raya menjelaskan, pendistribusian air bersih tersebut menjangkau 200 jiwa di Kecamatan Sukadiri. Rodi berharap, seiring dukungan para dermawan, Humanity Water Tank dapat mengantarkan bantuan air bersih secara rutin ke lebih banyak desa di Kecamatan Sukadiri. 

“Menurut pengakuan warga, selama ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi air bersih warga membeli air sebesar Rp7.000 setiap enam jeriken air. Bantuan air bersih ini membantu mereka menghemat pengeluaran pembelian air pekan ini,” kata Rodi.

Yuni, salah stau warga RT 05 Kampung Rawa Pisangan pun mengungkapkan syukurnya. Menurutnya, selama ini, membeli air juga cukup memberatkan warga desa. “Kami berterima kasih atas bantuan ini, semoga kebaikan kembali berlimpah untuk para donatur,” katanya.

Komitmen Aksi Cepat Tanggap dan Global Wakaf terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan layak konsumsi bagi masyarakat luas. Salah satu program unggulan yang terus berjalan saat ini yakni Air Minum Wakaf. Program sebagai upaya pemenuhan air bersih untuk konsumsi tersebut saat ini telah menyapa sekitar 1,2 juta jiwa.[]