Kuatkan Dukungan dalam Momen Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina

Tepat 29 November, diperingati Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina. Melalui peringatan ini, masyarakat internasional diajak untuk terus memberikan dukungannya kepada Palestina.

hari solidaritas internasional bersama masyarakat palestina
Ilustrasi. Dukungan masyarakat internasional kepada Palestina. (Reuters/Khalid al-Mousily)

ACTNews, JAKARTA – Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina atau International Day of Solidarity with the Palestinian People, diperingati setiap tanggal 29 November. Dalam peringatan ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendorong masyarakat internasional, khususnya negara-negara anggotanya untuk terus memberikan dukungan seluas-luasnya terhadap Palestina.

Hari peringatan ini pertama kali dicetuskan pada tahun 1977, saat itu Majelis Umum PBB berpedoman pada Resolusi 181 (II) tentang pembagian Mandat Palestina di akhir Mandat Inggris.

Ini berarti pembentukan negara-negara Arab yang merdeka dan Rezim Internasional Khusus untuk kota Yerusalem. Rencana tersebut juga menyerukan Persatuan Ekonomi antara negara-negara yang diusulkan, dan untuk perlindungan hak-hak agama dan minoritas.

Namun, rencana tersebut tidak pernah sepenuhnya dilaksanakan. Tanggal 29 November pun dipilih untuk menjadi pengingat bagi dunia bahwa Palestina belum mencapai hak-hak mereka yang tidak dapat dicabut dan telah dijanjikan sebelumnya. Di antaranya yaitu hak untuk menentukan nasib sendiri tanpa campur tangan pihak luar, hak atas kemerdekaan dan kedaulatan nasional, dan hak untuk kembali ke rumah dan harta benda mereka.

Said Mukaffy dari tim Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjelaskan, hari ini juga menjadi momen renungan bagi seluruh masyarakat, bahwa masih ada negara di dunia ini yang tengah mengalami penjajahan.

“Tugas bersama bagi kita semua untuk membantu warga Palestina yang tengah di jajah. Saat ini mereka juga sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. Hampir setiap hari mereka mendapat serangan dan tindakan diskriminatif dari Israel,” ujar Said, Senin (29/11/2021). Said pun mengajak bantuan ini berlaku untuk semua orang, bukan hanya mereka yang berasal dari agama tertentu.[]