Kumparan Salurkan Donasi untuk Korban Gempa Lombok

Kumparan Salurkan Donasi untuk Korban Gempa Lombok

ACTNews, LOMBOK UTARA - Bantuan kemanusiaan untuk Lombok yang diamanahkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus mengalir. Kali ini, amanah itu datang dari Kumparan.com, sebuah platform media kolaboratif Indonesia sebagai wadah membaca, membuat, dan berbagi beragam berita dan informasi. Berkolaborasi dengan pembaca setianya, Kumparan.com mengumpulkan donasi melalui platform Kitabisa.com sebesar Rp 149 juta. Dana tersebut kemudian disalurkan melalui ACT, dimulai sejak Senin (24/9).

Sejak pertama diimplementasikan, donasi dari pembaca setia Kumparan.com akan digunakan untuk menyokong program-program ACT selama fase pemulihan gempa Lombok. Program itu di antaranya adalah pembangunan sarana air bersih, Humanity Food Truck ACT yang akan membagikan 1000 paket makanan gratis setiap harinya, dan pembangunan dua unit hunian semi permanen yang termasuk dalam program Integrated Community Shelter (ICS). Kompleks ICS sendiri merupakan program rumah transisi semi permanen yang dibangun oleh ACT dengan konsep hunian terpadu dan terkonsep dengan baik.

Komplek ICS yang dibangun di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara tersebut menyediakan 224 hunian sementara bagi ratusan keluarga penyintas gempa Lombok. Di samping itu, ICS juga menyediakan fasilitas umum sementara berupa musala, sekolah, taman bermain untuk anak-anak, Humanity Store dan sarana air bersih yang tertata dengan baik. Seluruh program pemulihan ACT dilakukan sebagai bentuk ikhtiar untuk mengembalikan kehidupan normal masyarakat di Pulau Lombok.

"Tempat tinggal kan vital, itu kebutuhan dasar. Begitu juga dengan bantuan pangan yang bisa dipasok gratis oleh Humanity Store di dalam kompleks ICS. Hunian terintegrasi ini dibangun untuk menyediakan tempat bernaung yang lebih baik dibanding di tenda," ujar Direktur Program ACT Sri Eddy Kuncoro di Lombok Utara, Rabu (19/9).

Kehadiran ICS ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para korban gempa. Dengan adanya hunian semi permanen ini, masyarakat tidak lagi harus hidup di tenda-tenda pengungsian. Rumah berukuran 3x5 meter dengan dua ruangan itu pun kini menjadi tempat berteduh dan beristirahat bagi korban terdampak gempa, terutama warga Desa Gondang. Mereka dapat memanfaatkan fasilitas yang ada di ICS sampai rumah permanen mereka kembali dibangun.

Junaidi, warga Desa Gondang sekaligus penerima manfaat sangat bersyukur dengan keberadaan hunian semi permanen ini. Menurutnya, masyarakat sangat membutuhkan hunian semi permanen tersebut agar terhindar dari dampak buruk kehidupan di tenda pengungsian.

"Misalnya kalau di tenda malam dingin sekali, dan siang panas sekali. Kemudian berdebu juga. Tidak sehat pokoknya," ujar Junaidi.

Junaidi menuturkan, dengan adanya ICS mampu memberikan rasa aman dan mengembalikan kehidupan normal masyarakat terdampak gempa. "Warga kini bisa bekerja mencari nafkah sambil membangun rumahnya yang hancur dengan tenang," lanjutnya.

Junaidi mengucapkan banyak terima kasih atas sumbangan yang diberikan pembaca kumparan melalui ACT. "Untuk Kumparan.com lewat ACT, kami sangat berterima kasih kepada redaksi serta pembacanya atas sumbangannya. Masyarakat kami sangat terbantu sekali atas bantuan shelter. Mudah-mudahan dengan keikhlasan semua jajaran dan pembaca akan diberi ganjaran oleh Allah SWT," pungkas Junaidi.

ICS diharapkan mampu menjadi titik balik untuk mengembalikan kembali kehidupan normal masyarakat Lombok yang memang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman dalam waktu cepat. Bersama kita kembalikan senyum warga Lombok. []

Tag

Belum ada tag sama sekali