Kurban Ratusan Kambing Tutup Tasyrik Terakhir di Yogyakarta

Lebih seribu kambing telah disembelih di DI Yogyakarta selama Iduladha hingga akhir tasyrik. Manfaatnya pun tersebar ke seantero Yogyakarta.

Kurban Ratusan Kambing Tutup Tasyrik Terakhir di Yogyakarta' photo

ACTNews, SLEMAN Di penghujung tasyrik, Global Qurban-Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyembelih 676 kambing di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (14/8). Udara sejuk di bawah kaki Gunung Merapi menjadi penyemangat puluhan relawan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) DI Yogyakarta serta warga sekitar Akademi Relawan Indonesia menyembelih ratusan kambing itu. Suasana riuh, penuh keakraban.

Akademi Relawan Indonesia (ARI) di kaki Gunung Merapi ini merupakan lokasi terakhir pemotongan hewan kurban Global Qurban di DI Yogyakarta. Tempat ini sekaligus menjadi kandang sementara kambing yang akan disembelih di seantero Yogyakarta. Seribu lebih kambing yang tersedia itu berasal dari Lumbung Ternak Wakaf (LTW)di Blora, Jawa Tengah.

Zaynul Muttaqin dari tim ACT DI Yogyakarta mengatakan, tiga pekan sebelum Iduladha, kambing sudah tiba di Yogyakarta dan dikandangkan di ARI. Satu hari sebelum penyembelihan kambing baru dikirim ke berbagai titik penyembelihan di Provinsi Yogyakarta. “Perawatan sebelum penyembelihan semuanya dilakukan di sini hingga jadwal pemotongan tiba selama hari tasyrik,” jelasnya, Rabu (14/8).

Di Rabu itu atau hari terakhir tasyrik, 676 hewan kurban disembelih. Pendistribusian tak hanya dilakukan untuk warga sekitar Sleman saja, tapi juga hingga ke Kulon Progo bahkan Gunungkidul yang terpaut jarak puluhan kilometer.

Puluhan warga desa sekitar ARI dilibatkan. Penyembelihan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara relawan yang biasa melakukan pendidikan dan pelatihan di ARI dengan warga sekitar. Pelibatan warga setempat serta puluhan relawan juga mempercepat proses penyembelihan.


Meluaskan manfaat

Sebelumnya, ratusan kambing juga sudah disembelih di berbagai titik di DI Yogyakarta. Di hari raya Iduladha, Kabupaten Kulon Progo menjadi lokasi pertama penyembelihan hewan kurban dari Global Qurban. Warga prasejahtera serta desa dengan muslim sebagai minoritas menjadi target penerima daging kurban.

Di hari berikutnya, Senin (12/8), giliran ratusan warga Kabupaten Gunungkidul yang menikmati daging kurban. Bahkan, selain daging, warga Gunungkidul juga menerima distribusi air bersih sebagai respons ACT atas kekeringan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Selasa (13/8), Sesarengan Syukuran Qurban digelar di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar Raihan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul. Selain memotong hewan kurban, juga diadakan acara makan bersama warga desa. Kemeriahan serta keakraban tercipta dalam setiap agenda, mulai dari memotong kambing, memasak daging kurban, hingga makan bersama bahkan merapikan kembali lokasi acara.


R. Bagus Suryanto dari ACT DI Yogyakarta mengatakan, kurban di Yogyakarta ini diharapkan membawa kebahagiaan bagi warga yang tak tentu menikmati daging tiap tahunnya. Selain itu, pendistribusian kurban juga diharapkan membawa keakraban antar warga. Dengan juga melibatkan relawan diharapkan dapat mempererat silaturahmi yang ada. “Hingga di akhir tasyrik pun relawan tetap semangat terlibat kurban,” jelasnya.[]

Bagikan