Langgar Hidayatul Amal Desa Sungai Bali Mulai Direnovasi

Kebakaran besar yang menghanguskan Desa Sungai Bali, Kabupaten Kotabaru pada akhir tahun lalu, ikut menghancurkan langgar Hidayatul Amal. ACT menyalurkan amanah bantuan dermawan Indonesia pada Senin (6/1) lalu untuk merenovasi ulang langgar tersebut.

Langgar Hidayatul Amal Desa Sungai Bali Mulai Direnovasi' photo
Kondisi langgar Hidayatul Amal pascakebakaran. (ACTNews)

ACTNews, KOTABARU Satu setengah bulan lewat dari kejadian kebakaran besar di Desa Sungai Bali, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Kotabaru, kabar gembira kini menyelimuti warga. Betapa tidak, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan mulai merenovasi langgar Hidayatul Amal pada Senin (6/1) lalu agar menjadi tempat ibadah yang lebih nyaman bagi warga.

Koordinator program ACT Kalimantan Selatan Muhammad Budi Rahman Wahid menjelaskan rencana program tidak hanya dalam bentuk renovasi bangunan, tetapi juga membangun tempat untuk Taman Pendidikan Alquran (TPA) yang selama ini juga rutin dilaksanakan di Desa Sungai Bali. "Insyaallah akan diperbaiki sampai pada sarana langgar, TPA, dan juga peralatan kegiatan habsi (kegiatan maulid)," ujarnya.


Budi menambahkan kegiatan habsi di desa tersebut menjadi salah satu mata pencaharian warga desa. "Kelompok habsi di sini biasa mengisi acara-acara keagamaan di desa-desa lain
. Saat kejadian semua peralatan terbakar. Maka untuk itu, amanah dermawan akan kami salurkan untuk mereka," terangnya.

Agus Kuncoro (38), salah satu warga Desa Sungai Bali, mengaku sangat senang dengan program renovasi langgar pascakebakaran tersebut. "Saya mewakili warga desa mengucapkan terima kasih atas bantuan para dermawan melalui ACT," ungkap lelaki yang sehari-hari berjualan sayur keliling itu.


Bagian belakang langgar yang telah rata dilalap api. (ACTNews)

Agus terlihat bersemangat sekali menyambut program ACT. Semangatnya tersebut Ia realisasikan dengan menjadi relawan MRI-ACT pada hari itu. "Saya suka membantu orang sebagai bentuk meneladani Nabi Muhammad. Apalagi tim MRI-ACT itu kompak sekali. Semoga renovasi berjalan dengan lancar dan dimudahkan hingga selesai," harap Agus.

Kepala Cabang ACT Kalimantan Selatan Zainal Arifin juga mengucap harap yang sama. Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih untuk para dermawan yang turut terlibat dalam program ACT untuk Desa Sungai Bali.

"Program pemulihan pascakebakaran Desa Sungai Bali dapat terwujud berkat dukungan para dermawan dan mitra ACT di Kalimantan Selatan. Terima kasih untuk semua yang telah terlibat. Insyaallah ACT telah menyiapkan program-program pemulihan lainya untuk Sungai Bali ke depannya," pungkas Zainal.

Selain donatur individu, ACT dan MRI Kalimantan Selatan juga menerima dukungan dari beberapa komunitas dan perusahaan, seperti Kalsel Peduli, Mapala Piranha Universitas Lambung Mangkurat (ULM), BEM ULM, SDIT Hasbunallah, PT Angkasa Pura 1, PLN UP3 Palangkaraya, Yayasan Pendidikan Ukhuwah, Barito Mania, IGTKI-PGRI Balangan, dan Uber Rezeki. []

Bagikan