Layanan Medis Jaga Kesehatan Warga Lombok Jelang Ramadan

Menjelang Ramadan, warga Lombok nikmati pelayanan kesehatan dari ACT

Layanan Medis Jaga Kesehatan Warga Lombok Jelang Ramadan' photo

ACTNews, LOMBOK TIMUR – Warga di Dusun Bilok Petung, Desa Sajang di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur mendapatkan pelayanan kesehatan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Selasa (30/4) dan Rabu (1/5). Layanan kesehatan gratis ini diberikan untuk memonitor dan menjaga kondisi kesehatan para penyintas gempa Lombok, terlebih lagi Ramadan akan hadir dalam hitungan hari.

M. Romi Saefudin dari tim Program ACT Nusa Tenggara Barat mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan 11 relawan medis. Sementara itu, setidaknya ada 130 kepala keluarga yang mengikuti pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.

“Mereka memeriksa tekanan darah dan hasilnya banyak ditemukan warga yang mengalami tekanan darah tinggi, nyeri sendi dan lain-lain. Kami segera memberikan obat sesuai diagnosis, ” jelas Romi, Jumat (3/5).

Selain pelayanan medis, ACT NTB juga melakukan edukasi kepada warga untuk melakukan pola hidup sehat. Edukasi diberikan mengingat saat Ramadan banyak masyarakat yang tak dapat menjaga pola hidup sehat sehingga sering mengalami sakit dan mengganggu ibadah.

“Misalnya, warga tetap harus jaga asupan air minum sebanyak 8 gelas per hari. Mereka juga sebisa mungkin terus bergerak dan beraktivitas, meskipun sedang berpuasa. Semua ini agar kondisi fisik mereka terus sehat di bulan puasa,” ungkap Dian, relawan medis ACT.




Dian, yang juga merupakan dosen di kampus kesehatan di Mataram, NTB mengungkapkan, edukasi tentang pola hidup sehat ini sangat penting. Warga yang masih dalam masa pemulihan pascagempa Agustus silam akan menghadapi bulan Ramadan yang pasti berbeda dengan tahun sebelumnya. “Maka dari itu, warga perlu menyiapkan betul kondisi fisik guna menjalankan puasa yang sangat berbeda keadaan dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Beberapa hari sebelumnya, dalam rangka menyambut Ramadan juga, ACT membagikan ratusan paket pangan di Lombok. Warga penyintas gempa yang tersebar di beberapa lokasi mendapatkan paket pangan. Paket pangan ini digunakan warga untuk menyambut Ramadan yang akan jatuh pada awal Mei 2019 ini.

Bagikan