Layani Pengungsi, ACT Sulsel Kirim Tim Medis ke Wamena

Kehadiran tim medis ini diharapkan mampu memberikan tindakan medis terhadap para pengungsi, khususnya bagi mereka yang mengalami luka cukup serius akibat tragedi kemanusiaan yang terjadi.

Layani Pengungsi, ACT Sulsel Kirim Tim Medis ke Wamena' photo
ACT Sulawesi Selatan memberangkatkan tim medis menuju Wamena, Jayawijaya. (ACTNews/ Mustafa Mathar)

ACTNews, MAKASSAR - Tinggal lama di lokasi pengungsian menjadi ketidaknyamanan tersendiri bagi sebagian penyintas tragedi kemanusiaan Wamena. Kondisi komunal menjadikan setiap jiwa rentan terjangkit penyakit. Belum lagi kondisi psikologis pengungsi yang masih dalam trauma.

Situasi ini membuat Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali mengirimkan tim medis ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada Rabu (2/10) pukul 01.40 WITA. Sebelumnya, telah diberangkatkan pula tim medis pada Sabtu (28/9).

Dari Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar, tim medis berangkat menuju Jayapura dan Wamena, untuk selanjutnya berkoordinasi langsung dengan posko kemanusiaan ACT di Jalan Safri Darwin, Wamena.

Kehadiran tim medis ini diharapkan mampu memberikan tindakan medis terhadap para pengungsi, khususnya bagi mereka yang mengalami luka cukup serius akibat tragedi kemanusiaan yang terjadi.

"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk membantu warga terdampak krisis kemanusiaan yang terjadi. Keberangkatan tim medis dari ACT Sulawesi Selatan ini merupakan satu ikhtiar untuk memastikan kebutuhan medis saudara-saudara kita di Wamena," jelas Syahrul Mubarak selaku Regional Head Manager ACT Wilayah Indonesia Timur yang berkesempatan hadir melepas tim medis ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Berdasarkan data yang dihimpun Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) - ACT per Rabu (2/10), warga Wamena yang membutuhkan bantuan medis berjumlah 1.743 jiwa. Data ini diambil dari lima posko medis di Wamena, yakni Poskes Kodim 1702/Jayawijaya, Klinik Polres Jayawijaya, KSA Yonif 756/WMS, Gereja GKI oleh Dinkes Jayawijaya, dan Gereja Betlehem oleh Dinkes Jayawijaya. []

Bagikan

Terpopuler