LTW Tasikmalaya Tebar Manfaat lewat Pendidikan

Selain memberdayakan masyarakat pada bidang pertanian, Lumbung Ternak Wakaf (LTW) di Tasikmalaya juga mengadakan les Bahasa Inggris dan tahfiz hampir setiap harinya di surau mereka.

LTW Tasikmalaya Tebar Manfaat lewat Pendidikan' photo
Anak-anak di Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya mengikuti pengajian Al Quran di salah satu rumah warga yang berlokasi tidak jauh dari Lumbung Ternak Wakaf-Aksi Cepat Tanggap, Desember lalu. Selain pengajian ALquran, anak-anak di Desa Cintabodas juga dapat mengikuti pelajaran bahasa Inggris secara gratis. Program tersebut merupakan salah satu dampak pemberdayaan yang dilakukan LTW Tasikmalaya untuk warga sekitar. (ACTNews/Qeis Muhammad)

ACTNews, TASIKMALAYA – Lumbung Ternak Wakaf (LTW) yang diinisiasi Global Wakaf di Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, telah mendistribusikan sejumlah 1.200 kambing pada Iduladha tahun 2019 lalu. Sebanyak 100 pekerja juga telah diberdayakan di kandang dengan kapasitas domba bibit 5.000 ekor dan domba penggemukan 4.500 ekor.

Namun bukan hanya menggerakan masyarakat di sektor pertanian, LTW juga berdampak kepada masyarakat di bidang pendidikan. Di sebelah kantor LTW berdiri sebuah surau. Hampir setiap hari surau ini dipenuhi oleh anak-anak lingkungan sekitar yang datang menimba ilmu.

Sesedikitnya ada 20 anak yang mengikuti les Bahasa Inggris. Bila anak-anak sedang dalam semangatnya, jumlahnya bisa mencapai 40. Begitu pengakuan Wita Apriani yang beberapa kali dalam seminggu mengajar bahasa Inggris di surau kompleks LTW.

“Kalau jadwal pelajaran Bahasa Inggris, itu Ahad siang dan Kamis sore. Guru yang mengajar dulunya sempat 2 orang, tapi untuk sekarang hanya saya saja. Kalau sedang semangat, murid-murid bisa sampai 40 orang. Sesedikitnya 20 orang,” kata Wita pada Kamis (23/1) ini.

Selain itu, ada juga kelas tahfiz yang diajar 3 orang dengan murid-murid yang sama. Murid-murid itu berada di kelas 3 sampai 6 SD. Wita sendiri telah mengajar selama satu tahun karena mendidik memang hobi dari mahasiswi semester 4 ini.

“Karena saya suka mengajar. Waktu sekolah SMK saya kan juga tinggal di pesantren, dan di pesantren kami menerapkan Bahasa Inggris.  Kebetulan di surau LTW, ternyata ada program les Bahasa Inggris dan tahfiz Alquran. Jadi ada sedikit basic yang bisa saya terapkan di sini,” kata Wita.

Wita dan rekan pengajar yang lain juga mendapatkan insentif dari pihak LTW karena telah mendermakan waktunya untuk mendidik anak-anak sekitar Desa Cintabodas. Wita berharap, ke depannya murid-muridnya semakin banyak dan selalu istikamah dalam menuntut ilmu. Ia juga mengharapkan fasilitas yang dapat bertambah seiring berjalannya waktu.

“Misalnya ada wahana seperti games begitu, karena yang ikut les itu anak-anak SD dan cara belajar mereka berbeda dengan cara orang dewasa belajar. Mereka baiknya belajar efektif dan santai. Seperti diselingi games misalnya,” jelas Wita. Ia juga berharap ke depannya LTW makin besar dan memberikan manfaat lebih luas lagi kepada masyarakat. []


Bagikan