LTW Tasikmalaya Uji Coba Kembangkan Ternak Sapi

Setelah mengembangbiakkan sekitar 4.600 ekor kambing pada tahun ini, Lumbung Ternak Wakaf (LTW) Tasikmalaya kini juga mengembangkan ternak jenis sapi untuk melengkapi suplai hewan kurban pada Iduladha ke depannya.

LTW Tasikmalaya Uji Coba Kembangkan Ternak Sapi' photo

ACTNews, TASIKMALAYA - Pagi-pagi sekali, Nurdin sudah membawa dua ikat besar rumput di bagian belakang sepeda motornya. Bergegas ia mengendarai sepeda motor itu menuju kandang paling ujung dari Lumbung Ternak Wakaf (LTW) Tasikmalaya. Nurdin dan seorang rekannya segera memberikan rumput itu kepada sapi-sapi yang ada di sana.
Untuk tugas memberikan makan itu dikatakan Nurdin, akan ia lakukan kembali siang dan sore hari. Tugas Nurdin dan temannya tidak berhenti sampai situ. Mereka memandikan sapi-sapi yang ada di kandang tersebut setiap sekali seminggu. Secara rutin setiap pagi dan sore juga, mereka memerah susu sapi dari 3 sapi perah yang ada di sana untuk diberikan kepada anakan-anakan kambing di LTW yang terletak di Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya tersebut.

“Jumlah sapi di sini semuanya 34 ekor. Itu 31 ekornya sapi potong dan 3 ekornya lagi sapi perah, yang nanti susunya akan diberikan kepada anakan kambing di kandang breeding. Sehari bisa menghasilkan 40-50 liter susu dari 3 ekor sapi ini. Kalau cara merawatnya tidak dibedakan antara sapi perah dan potong. Paling sapi perah ini makannya saja lebih banyak dari sapi potong karena ukurannya lebih besar,” kata Nurdin, Selasa (30/7) lalu.

Lilik, salah satu koordinator LTW Tasikmalaya, mengatakan kandang tersebut adalah percobaan pertama LTW Tasikmalaya untuk ternak-ternak sapi. Karena nantinya, LTW Tasikmalaya ingin mengembangkan juga ternak jenis sapi setelah berhasil beternak 4.600 ekor kambing.
“Ini bisa dibilang baru mencoba, ya. Karena kita lihat kalau sapi ini lebih efektif memeliharanya. Hitungannya kalau dalam satu kandang yang sama misalnya, tentu akan lebih banyak jumlah kambing ketimbang sapi. Maka makanan dan tenaganya juga akan lebih banyak ternak kambing. Oleh karena itu kita sekarang coba ternak sapi,” kata Lilik.



Namun begitu, menurut Nurdin yang mengurus ternak, kandang-kandang ini belum dapat menyuplai kebutuhan untuk Global Qurban tahun ini karena umur-umur dari sapi ini yang belum cukup. Paling tidak, Nurdin memperkirakan baru tahun depan kandang ini dapat menyuplai daging untuk Global Qurban.
“Karena kalau dalam agama (Islam) itu syarat minimalnya usia sapinya kan dua tahun, ya. Sementara sapi-sapi di kandang ini belum ada satu tahun usianya. Jadi memang belum bisa dipotong untuk Iduladha tahun ini menurut saya. Paling baru tahun depan,” kata Nurdin.
Begitu juga menurut Lilik, LTW Tasikmalaya belum dapat menyuplai kebutuhan kurban pada Iduladha 2019 ini. Ke depannya, ia ingin memastikan terlebih dahulu kalau pengelolaan kandang ini dapat berjalan dengan baik. Bila sudah demikian, pihak LTW akan menambah juga jumlah sapinya.
“Insyaallah rencana target kita selanjutnya setelah pengelolaannya kita pastikan lancar, kita akan menambah lagi jumlah ternaknya menjadi 300 ekor pada tahun ini, dan di antaranya 10 sapi perah. Nantinya sapi-sapi ini kita akan siapkan untuk melengkapi suplai-suplai LTW Tasikmalaya pada Iduladha ke depannya,” ujar Lilik. []