Lumbung Beras Wakaf Kirim 25 Ton Beras untuk Natuna

Lumbung Beras Wakaf yang ada di Blora, Jawa Tengah pada akhir pekan lalu mengirimkan pasokan beras ke wilayah Natuna. Aksi merupakan kelanjutan dari Aksi Bela Indonesia yang ACT gaungkan.

Lumbung Beras Wakaf Kirim 25 Ton Beras untuk Natuna' photo
Truk logistik yang membawa beras ke Natuna dari Lumbung Beras Wakaf di Blora. (ACTNews)

ACTNews, BLORA – Viralnya kabar tentang masuknya kapal asing ke perairan Indonesia di wilayah Natuna, Kepulauan Riau belakangan ini menggerakkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan Aksi Bela Indonesia. Melalui aksi ini, ACT mengirimkan tim untuk mendistribusikan bantuan, khususnya pangan, ke masyarakat yang masih prasejahtera di Natuna. Sampai saat ini pun, Senin (13/1), pendistribusian bantuan masih terus dilakukan.

Tak hanya mengirimkan bantuan yang dipasok dari wilayah Kepulauan Riau, ACT juga memberangkatkan 25 ton beras dari Lumbung Beras Wakaf (LBW) di Blora menuju Natuna. Bantuan ini dibawa menggunakan tiga truk pada pada Sabtu (11/1). Nantinya beras tersebut akan diberikan bagi masyarakat penjaga negeri di Natuna.

Kepala Cabang ACT Jawa Tengah Giyanto mengatakan, pemberangkatan beras dari LBW Blora merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat Natuna untuk tetap semangat menjaga kesatuan Indonesia. “Beras ini bakal menempuh perjalanan panjang untuk nantinya dapat dinikmati oleh saudara kita di Natuna,” ungkapnya.

Ngadi selaku Kepala Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Blora, tempat LBW berada, mengapresiasi langkah ACT dalam berbagai program kemanusiaan yang dihadirkan. Ia sangat mendukung Aksi Bela Indonesia yang ACT gaungkan. Apalagi, salah satu bentuk bantuan yang diberikan merupakan beras untuk kebutuhan pangan yang bersumber dari tempatnya tinggal. “Kita memang harus memberikan sumbangsih nyata demi keutuhan NKRI,” katanya.

Kehadiran LBW binaan Global Wakaf-ACT selama ini cukup memberikan manfaat bagi warga Jipang, khususnya petani. Melalui LBW, beras milik warga diberli dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan oleh tengkulak. Selain itu, banyak tenaga kerja yang terserap dalam mengelola LBW bersama Global Wakaf-ACT.[]


Bagikan