Lumbung Beras Wakaf Kirimkan 120 Ton Beras untuk Kapal Kemanusiaan Sulbar

Sebanyak 120 ton beras produksi petani binaan Lumbung Beras Wakaf di Indramayu dikirimkan menuju Wakaf Distribution Center. Selasa (26/1/2021), bantuan ini diberangkatkan menuju Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta untuk dilayarkan menggunakan Kapal Kemanusiaan keesokan harinya.

Lumbung Beras Wakaf Kirimkan 120 Ton Beras untuk Kapal Kemanusiaan Sulbar' photo
Ratusan ton beras disiapkan di Lumbung Beras Wakaf di Indramayu untuk selanjutnya dilayarkan menggunakan Kapal Kemanusiaan menuju Sulawesi Barat. (ACTNews/Umar)

ACTNews, CIREBON - Sepekan lebih pascabencana yang terjadi di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, warga terdampak masih sangat membutuhkan bantuan dan kepedulian seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu kebutuhan yang sangat mendesak untuk dipenuhi adalah kebutuhan bahan pangan.

Lumbung Beras Wakaf (LBW) Indramayu sebagai salah satu sentra produksi beras yang dikelola Global Wakaf-ACT siap mengirimkan beras untuk saudara terdampak bencana di Sulawesi Barat. Ahad (24/1/2021), ratusan ton beras disiapkan untuk dilayarkan menggunakan Kapal Kemanusiaan menuju Sulawesi Barat, Rabu (27/1/2021).

“Saat ini LBW Indramayu memiliki stok beras hasil pengelolaan petani lokal sebanyak 500 ton, dan yang akan kita kirimkan untuk Kapal Kemanusiaan Sulawesi Barat sebanyak 120 ton,” Kata Jakfar dari Tim Program Global Wakaf-ACT saat ditemui di lokasi LBW.

Keberadaan LBW Indramayu sendiri merupakan salah satu ikhtiar Global Wakaf-ACT dalam pengadaan beras untuk kebutuhan-kebutuhan kemanusiaan, misalnya kebutuhan beras untuk program Operasi Beras Gratis, distribusi beras untuk warga prasejahtera menggunakan Humanity Rice Truck, dan kebutuhan beras di lokasi bencana. Di LBW Indramayu terdapat gudang dan peralatan produksi beras modern untuk mengolah beras berkualitas dari para petani di Indramayu. 

“Aktivitas LBW sendiri adalah dari pemilihan gabah para petani yang kita beli dengan harga pantas bahkan di atas pasar, kemudian kita produksi dan kemas menjadi beras wakaf yang nantinya akan kita distribusikan secara gratis melalui program-program kemanusiaan ACT,” lanjut Jakfar. 

Tidak hanya itu, aktivitas LBW di Indramayu memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan perbaikan ekonomi masyarakat, sebanyak 50 pekerja diberdayakan di LBW dengan mendapatkan upah yang layak. 

Cartim, salah satu pekerja di LBW Indramayu, menyebutkan keberadaan LBW menjadi berkah bagi masyarakat sekitar. “Saya sudah dua tahun bekerja di sini, Alhamdulillah dengan adanya kolaborasi dari Global Wakaf ACT ini banyak menyerap tenaga kerja, aktivitas produksi di LBW selalu ada untuk memenuhi kebutuhan program-program ACT.” Katanya.  

Senin (25/1/2021), 120 ton beras dari Lumbung Beras Wakaf dikirim menggunakan 12 armada truk siap menuju Wakaf Distribution Center di Gunung Sindur, Bogor. Ratusan ton beras ini lantas diberangkatkan menuju Pelabuhan Sunda Kelapa pada Selasa (26/1/2021), berbarengan dengan pangan dan logistik lainnya dari wilayah Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat yang sudah terkumpul di Wakaf Distribution Center sejak Jumat (22/1/2021). Keseluruhan bantuan ini akan dilayarkan menggunakan Kapal Kemanusiaan menuju Sulawesi Barat pada Rabu (27/1/2021). []