Lumbung Sedekah Pangan Bersamai Warga Semarang di Tengah Kesulitan Ekonomi

Menanggapi kondisi ekonomi yang tak stabil akibat pandemi, ACT Jawa Tengah mendeklarasikan Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan pada Jumat (7/8) lalu. Warga pun antusias menyambut gerakan dari masyarakat untuk masyarakat ini.

Warga mengantre untuk meletakkan ataupun mengambil makanan dari Lumbung Sedekah Pangan. (ACTNews)

ACTNews, SEMARANG – Ancaman akan terjadinya resesi ekonomi di Indonesia kian santer terdengar, baik untuk masyarakat urban hingga pedesaan. Melemahnya ekonomi terlihat, salah satunya dari angka pengangguran dibarengi dengan kemiskinan yang kian melonjak. Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada Selasa (28/7) lalu mengumumkan, angka pengangguran mengalami kenaikan hingga 3,7 juta orang selama pandemi.

Di masa krisis ekonomi ini, ACT Jawa Tengah terus memaksimalkan ikhtiarnya dalam membersamai masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan. Sedekah menjadi solusi yang diinisiasi ACT dalam menghadapi krisis ekonomi, salah satunya dengan mendeklarasikan Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan.

Tim ACT Jawa Tengah bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kota Semarang, untuk pertama kalinya mengaktivasi Lumbung Sedekah Pangan pada Jumat (7/8) lalu. Tim membuka etalase Lumbung Sedekah Pangan di Jalan Sadewa 3, No 14 Kelurahan Pendrikan Kidul, Kota Semarang.

“Sajian aneka bahan pangan ini sebagai cara untuk menggerakkan kepedulian masyarakat. Bagi yang mampu silakan bersedekah tunai maupun natura terbaiknya. Sementara bagi yang membutuhkan dapat mengambil secukupnya,” ungkap Kepala Program ACT Jawa Tengah Hamas Rausyanfikr. Lengkap berjajar rapi aneka sayuran, buah-buahan, minyak, kecap garam, susu, roti dan aneka kebutuhan pokok lainnya di atas etalase yang terletak di pinggir jalan tersebut.


Antusias masyarakat sambut Lumbung Sedekah Pangan. (ACTNews)

Hamas menambahkan, bagi masyarakat yang bersedekah secara tunai dapat mengisi kotak sedekah yang sudah disediakan atau melalui perwakilan kantor ACT di masing-masing daerah. “Nantinya, tim relawan MRI akan membelanjakan hasil dari sedekah masyarakat dalam bentuk pangan. Insyaallah kami sedang mengusahakan etalase sedekah ini tersedia di setiap kecamatan Kota Semarang, kemudian tahap berikutnya hadir di setiap Kabupaten Kota di Jawa Tengah,” imbuh Hamas.

Sementara itu, dari Shinta selaku Ketua RT 7 Kelurahan Pendrikan Kidul, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan bersedekah ini. “Terima kasih sekali ACT, hadir benar-benar menjadi solusi bagi warga yang tidak mampu di wilayah kami. Pokoknya is the best,” ungkap Shinta penuh riang saat ditemui tim ACTNews.


Lumbung Sedekah Pangan, menurut Shinta, akan dibuka sepekan tiga kali. “Fase awal kami beserta ibu-ibu PKK sepakat untuk bersedekah dan membuka gerai ini hari Senin, Rabu, dan Jumat. Harapannya dapat berjalan berkesinambungan dan dapat ditiru kelurahan yang lain,” jelasnya.

Hamas berharap antusiasime di Kelurahan Pendrikan Kidul dapat menyebar kepada masyarakat lainnya di Jawa Tengah. Oleh karenanya, Hamas mengajak para dermawan untuk turut berpartisipasi dalam program ini.

“Kita berharap dengan semakin banyaknya dermawan yang berkontribusi, semakin banyak juga Lumbung Sedekah pangan yang kita aktivasi. Dengan itu, semakin banyak lagi saudara sesame yang kita bahagiakan,” harap Hamas. []