Lumbung Sedekah Pangan di Maluku Kembali Bertambah

Belum berakhirnya pandemi di Indonesia masih menjadi ancaman nyata bagi kondisi masyarakat, khususnya ekonomi sebagai penunjang kebutuhan pangan. Untuk itu, Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan terus meluaskan kebaikan, seperti yang dilakukan di Ambon yang telah beberapa kali mengaktivitasi lumbung kebaikan ini.

Rak sedekah pangan yang berada di Ambon. (ACTNews)

ACTNews, AMBON – Lebih dari setengah tahun pandemi Covid-19 melanda Indonesia, berbagai lini pun terkena dampaknya. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian. Dampak itu pun memaksa masyarakat untuk terbiasa dengan kondisi yang baru, termasuk kehidupan mereka yang secara ekonomi tak sedikit yang semakin menurun kekuatannya.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) sendiri, sejak pandemi melanda, telah melakukan berbagai aksi kemanusiaan. Sosialisasi kesehatan, bantuan medis hingga pemenuhan pangan dilakukan dan masih berjalan sampai saat ini. Salah satu aksi pemenuhan pangan dari ACT ialah dengan menginisasi Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan. Gerakan ini bisa dilakukan secara nasional dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai dari pemenuh pangan hingga penerima manfaatnya.

Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan pun terus meluas. Aktivasi titik rak sedekah pun dilakukan, seperti yang dilakukan pada Rabu (9/9) kemarin. Bertempat di Jalan Batu Merah, Kelurahan Rijali, Sirimau, Ambon rak sedekah pangan ini hadir. Sasaran penerima manfaat kebutuhan pangan ialah masyarakat prasejahtera di sekitar lokasi rak.

“Di Ambon, rak sedekah pangan sudah tersedia di beberapa titik. Yang terbaru ada di Jalan Batu Merah ini,” jelas Wahab Loilatu, Kepala Cabang ACT Maluku pada Rabu kemarin.

Hasanudin, salah satu penerima manfaat rak sedekah pangan mengungkapkan rasa senangnya bisa mendapatkan kebutuhan pangan dari rak kebaikan tersebut. Pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek daring tersebut mengaku selama pandemi pendapatannya berkurang drastis. Saat ini, dalam satu hari Hasanudin hanya mampu mengumpulkan uang paling banyak Rp50 ribu.

“Saya merasa terbantu dengan adanya rak sedekah ini. Apalagi ada pandemi sangat sulit untuk cari uang. Aktivitas di luar rumah juga terbatas,” ungkap Hasanudin.

Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan sendiri merupakan gerakan yang bisa dilakukan oleh semua pihak. ACT sebagai inisiator pun akan menerjunkan relawannya untuk melakukan pendampingan. Masyarakat juga bisa ikut aksi kebaikan ini, baik bersedekah dalam bentuk pangan dan langsung meletakkannya di rak sedekah, atau dalam bentuk uang. Wahab mengatakan, bagi dermawan yang hendak bersedekah dalam bentuk uang bisa menyalurkannya melalui rekening BNI Syariah 8800004451 atas nama Aksi Cepat Tanggap.[]