Malang Strudel Jadikan Enam Tokonya sebagai Lumbung Peduli Kapal Kemanusiaan

Bagi masyarakat Malang Raya yang ingin memberikan donasi logistik bisa meletakkan di Lumbung Peduli Malang Strudel. Beberapa logistik yang bisa diantarkan adalah bahan pangan, obat-obatan, matras, terpal, tenda, dan kebutuhan bayi seperti susu dan baju baru.

Lumbung Peduli Malang Strudel di Karanglo, Malang. (ACTNews/Saiful Anam)

ACTNews, MALANG - Dampak dari bencana di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan masih dirasakan warga hingga kini membutuhkan berbagai macam bantuan pangan, logistik, dan obat-obatan. Pengiriman bantuan pun dimasifkan. Salah satunya dengan melayarkan Kapal Kemanusiaan untuk Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Melalui Kapal Kemanusiaan, ACT Malang bersama beberapa cabang ACT lainnya di Jawa Timur akan mengirimkan 1.000 ton logistik yang dihimpun melalui Lumbung Peduli yang berada di kantor cabang ACT, termasuk di Malang. ACT Malang pun menjadikan kantor cabang sebagai Lumbung Peduli, yakni tempat penyaluran bantuan dari masyarakat Indonesia.

Untuk memperluas aktivasi titik-titik Lumbung Peduli, ACT Malang berkolaborasi dengan sejumlah mitra dan pemangku kepentingan. Salah satunya kolaborasi dengan Malang Strudel. Total enam toko Malang Strudel telah diaktivasi menjadi Lumbung Peduli Kapal Kemaanusiaan Sulbar dan Kalsel.

Titik Lumbung Peduli tersebut tersebar di Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Bagi masyarakat Malang Raya yang ingin memberikan donasi logistik bisa meletakkan di Lumbung Peduli Malang Strudel. Beberapa logistik yang bisa diantarkan adalah bahan pangan, obat-obatan, matras, terpal, tenda, dan kebutuhan bayi seperti susu dan baju baru.

Diki Taufik Sidiq selaku Kepala Cabang ACT Malang mengapresiasi Malang Strudel atas kolaborasi kemanusiaan yang terjalin selama ini. “Kami sangat mengapresiasi Malang Strudel. Mereka selalu mendukung aksi-aksi kemanusiaan yang kami lakukan,” ucap Diki.

Pemberangkatan pertama Kapal Kemanusiaan akan dilakukan pada tanggal 27 Januari 2021 serentak di Jakarta dan Surabaya menuju Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan. “Kami memohon doa dan dukungan masyarakat Malang Raya demi kesuksesan pengiriman bantuan ke Sulbar dan Kalsel,” tambah Diki. []