Maluku Kembali Diguncang Gempa

Warga di Maluku pada Selasa (12/11) malam dibuat panik akibat gempa M5,1 yang mengguncang. Akibatnya, beberapa bangunan mengalami kerusakan. Warga mengalami trauma dan memilih kembali ke pengungsian.

Maluku Kembali Diguncang Gempa' photo
Reruntuhan tugu di Bundaran Poka, Desa Teluk Ambon akibat gempa Selasa (12/11) malam.

ACTNews, MALUKU TENGAH Kepanikan kembali terjadi di Maluku saat gempa M 5,1 mengguncang pada Selasa (12/11) malam, tepatnya pukul 17.10 WIB atau 19.10 WIT. Guncangan gempa dirasakan cukup besar oleh warga di Kabupaten Seram Bagian Barat, Kota Ambon, dan Maluku Tengah. Saat gempa terjadi, warga berhamburan ke jalan, seperti yang terlihat di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, yang tak jauh dari posko bencana gempa Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Saat ini, warga yang masih trauma memilih bertahan di tenda-tenda pengungsian atau tempat-tempat yang lebih aman. Mereka masih takut untuk kembali ke rumah karena getaran gempa yang dirasakan cukup besar. Padahal sebagian besar warga sudah menempati rumahnya masing-masing pascagempa M 6,5 yang terjadi pada akhir September lalu.

“Gempa cukup besar, juga masih ada gempa susulan membuat warga memilih tinggal di pengungsian lagi,” ungkap Muhammad Iqbal dari tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Maluku, Selasa (12/11) malam.


Dinding Masjid Hasyim Asy’ari di Jalan Wara, Ambon yang runtuh akibat gempa Ambon Selasa (12/11) malam. (ACTNews)

Akibat gempa ini, beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, seperti Masjid Hasyim Asy’ari di Jalan Wara, Ambon. Ventilasi di dinding masjid terlihat runtuh. Sebuah tugu di Bundaran Poka, Desa Teluk Ambon juga terlihat mengalami kerusakan saat gempa.

Dari data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa M 5,1 yang terjadi di Ambon pada Selasa malam berpusat pada kedalaman 10 kilometer. Setelahnya juga masih terjadi gempa susulan. Hingga Rabu (13/11) pukul 08.40 WIB, telah terjadi 10 kali gempa susulan dengan kekuatan di bawah M 5 sejak gempa Selasa petang kemarin.

Kepanikan warga Ambon saat gempa pada Selasa malam kemarin selain karena besarnya kekuatan gempa, juga karena warga masih trauma gempa akhir September lalu. Tercatat puluhan ribu orang mengungsi akibat tempat tinggalnya rusak ringan hingga berat. Sampai saat ini pun sebagian warga juga masih ada yang menetap di tenda pengungsian. Salah satunya pengungsian yang ada di Desa Liang, Salahutu, Maluku Tengah. []

Bagikan