Mardiana Temukan Kemudahan Pengembahan Usaha Lewat Pendampingan

Usaha Mardiana yang sebelumnya terhambat karena pandemi, kini bisa berjalan lebih lancar berkat inovasi dan inspirasi yang ia dapatkan dari pendampingan Global Wakaf-ACT. Bahkan, Mardiana berencana membuka satu cabang usaha di rumahnya.

bantuan modal tanah abang
Mariana memvariasikan makanan beku yang dijual menjadi siap saji. (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Sempat usaha Mardiana terseok beberapa bulan belakangan. Usaha makanan beku atau yang dikenal masyarakat dengan frozen food  mengalami penurunan sebab para pembeli berkurang selama masa pandemi.

Ketika Mardiana mendapatkan bantuan modal pertama kalinya dari program Wakaf UMKM pada bulan Juni lalu, ia langsung memaksimalkan momen tersebut. “Dengan adanya bantuan ini saya harus pinter-pinter berinovasi agar omzet tetap stabil,” pikir Mardiana saat itu.


Mulailah ia mengolah makanan beku yang biasanya dijual dalam satu paket, menjadi makanan siap saji yang dijual satuan. Pembeli pun lebih banyak daripada sebelumnya, sebab para pembeli lebih senang dengan makanan siap saji.

“Karena harganya lebih murah jadinya orang bisa coba-coba dulu. Kedua, secara hitung-hitungan labanya lebih besar, tapi pembeli juga diuntungkan. artinya tidak perlu repot-repot masak di rumah, siap saji, tinggal makan,” ungkap Mardiana kepada Tim Global Wakaf-ACT di tempatnya berjualan di kawasan Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (25/9/2021) lalu.

Temukan Kemudahan Dalam Pendampingan

Seiring omzet yang membaik, pencatatan keuangan Mardiana juga lebih rapi dari sebelumnya. Sebelum bergabung dengan program Wakaf UMKM, Mardiana juga sudah melakukan pencatatan keuangan, hanya saja menurut dia caranya belum tepat.

“Dahulu tidak ada pendamping, jadi catatannya asal. Artinya kadang dicatat, kadang enggak. Kalau lagi mood dicatat, kalau lagi bete enggak. Alhamdulillah karena sekarang harus laporan, tercatat, ketahuan berapa labanya. Menambah rasa syukur artinya ketika kita tahu untungnya lumayan, rasa syukurnya lebih ada, jelas Mardiana.


Selain itu bertemu dengan sesama pejuang UMKM di dalam pendampingan kelompok juga memberinya inspirasi baru. “Tadinya saya agak putus semangat. Kenapa pembelinya makin lama makin menurun? Akhirnya ketemu bapak yang jual online saya jadi makin semangat saya harus belajar jual online. Akhirnya buka-buka di Youtube bagaimana cara jualan online,” kata Mardiana.

Setelah berdagang di dekat pasar, kini ia juga berencana membuka lagi satu cabang di dekat rumah. Ia berharap, anaknya dapat membantu menjalankan usaha tersebut. Untuk itu Global Wakaf-ACT memberikan Mardiana bantuan modal tahap kedua dan dengan modal yang diberikan ia berencana membeli peralatan masak.

“Sekarang anak sekolah udah enggak nunggak lagi. Sekali lagi terima kasih semuanya, buat pendamping juga. Semoga semua yang sudah diberikan Allah balas dengan berlipat ganda,” ucap Mardiana terharu.[]