Masjid Agung Sunda Kelapa Percayakan Wakaf melalui Global Wakaf

Terinspirasi dengan maslahat Air Minum Wakaf, Masjid Agung Sunda Kelapa memutuskan untuk berwakaf tunai melalui Global Wakaf-ACT. Hal tersebut tidak terlepas dari kiprah Global Wakaf-ACT selama ini dalam meluaskan maslahat wakaf kepada masyarakat.

Masjid Agung Sunda Kelapa Percayakan Wakaf melalui Global Wakaf' photo
Displai Air Minum Wakaf di Masjid Agung Sunda Kelapa. (ACTNews/Reza Mardhani)

ACTNews, JAKARTA – Sejumlah masjid di Jakarta kembali menerima Air Minum Wakaf dari Global Wakaf – ACT.  Sebanyak 1.000 karton Air Minum Wakaf didistribusikan pada Jumat (31/1) lalu di lima masjid yang ada di Jakarta.

Pendistribusian air minum gratis kali ini untuk lima masjid di Jakarta adalah yang kedua kalinya. Salah satu masjid yang menerimanya adalah Masjid Agung Sunda Kelapa, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Januari lalu, masjid ini juga telah menerima 100 karton Air Minum Wakaf. Terinspirasi dengan maslahat Air Minum Wakaf, Masjid Agung Sunda Kelapa pun mulai menyalurkan wakaf masyarakat melalui Global Wakaf – ACT.


“Ada sebagian yang kita salurkan kepada Global Wakaf – ACT. Karena kita merasa Global Wakaf – ACT sudah punya record dan sejarah yang panjang terkait dengan tata kelola wakaf yang kita terima di Masjid Agung Sunda Kelapa ini dan di berbagai pihak. Saya kita ini penting untuk direkomendasikan juga kepada berbagai pihak,” jelas Ismed Hasan Putro sebagai Sekretaris Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa.

Penghimpunan wakaf sendiri sudah berlangsung selama puluhan tahun di Masjid Agung Sunda Kelapa. Wakaf bagi Masjid Agung Sunda Kelapa pada dasarnya adalah aktivitas umat yang maslahatnya juga akan kembali ke umat. Wakaf yang terkumpul selalu konsisten disalurkan oleh Masjid Agung Sunda Kelapa.


Tim Global Wakaf-ACT sedang mendistribusikan Air Minum Wakaf ke penyimpanan Masjid Agung Sunda Kelapa. (ACTNews/Reza Mardhani)

“Kita di Masjid Agung Sunda Kelapa sudah puluhan tahun ada aktivitas wakaf yang kita terima dari banyak pihak, dan itu kita gunakan untuk umat. Artinya kita selalu konsisten bahwa dari umat, oleh umat, untuk umat. Apapun itu bentuknya, termasuk wakaf yang kita terima dari sekian banyak jemaah dan dari warga yang berada di sekitar Menteng, ataupun juga pendatang lainnya,” ujar Ismed.

Selain untuk membantu jemaah masjid, pendistribusian Air Minum Wakaf memang bertujuan juga untuk mengedukasi dan menginspirasi masyarakat agar lebih tergerak untuk berwakaf. Hal tersebut dijelaskan Eka Setiawaty selaku Manajer Program ACT. Untuk meluaskan manfaat dan edukasi tersebut, pendistribusian Air Minum Wakaf akan terus dilakukan secara rutin.

“Insyaallah, kami akan rutin memberikan Air Minum Wakaf ke masjid-masjid dan ke pesantren-pesantren. Sehingga, Air Minum Wakaf ini dapat terdistribusikan secara luas dan edukasi mengenai wakaf ini juga bisa tersebar luas di masyarakat,” kata Eka.

Per Februari ini, Global Wakaf – ACT menargetkan sebanyak 100 masjid di Jabodetabek, Banten, dan Bogor mendapatkan Air Minum Wakaf. Untuk jangka panjang, ada 1.000 masjid yang akan mendapatkan Air Minum Wakaf.

Ismed menyambut baik kehadiran Air Minum Wakaf di masjid-masjid, termasuk di Masjid Agung Sunda Kelapa. Terutama karena beberapa aktivitas-aktivitas masyarakat juga dilakukan di dalam masjid .

“Kami sangat terbantu dan semakin banyak masyarakat yang senang untuk berbuka puasa maupun iktikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa karena mendapatkan support Air Minum Wakaf dari Global Wakaf – ACT ini. Ini sudah bulan kedua kami menerima Air Minum Wakaf, dan alhamdulillah dampaknya cukup positif buat jemaah dan jemaah juga kerap bertanya kalau ada kekosongan. Jadi kita berharap, stok dari Air Minum Wakaf ini dapat mendukung secara kontinu aktivitas jemaah Masjid Agung Sunda Kelapa,” ujar Ismed. []


Bagikan