Masuk Musim Dingin, Bantuan Pangan dan Bahan Bakar Sapa Diaspora Uighur di Turki

Pemerintah Turki kembali memberlakukan pembatasan terkait penambahan jumlah kasus Covid-19. Pemberlakukan itu juga seiring dengan awal musim dingin. Peraturan ini berlaku bagi warga negara Turki maupun orang asing yang berada di Turki, termasuk diaspora Uighur.

Diaspora Uighur di Istanbul menerima bantuan pangan musim dingin. (ACTNews)

ACTNews, ISTANBUL, KAYSERI – Pemerintah Turki kembali memberlakukan pembatasan aktivitas untuk warga selama peningkatan kasus penularan Covid-19. Peraturan ini turut dijalani diaspora Uighur yang tinggal di Turki. Tidak dipungkiri, keadaan ini memengaruhi kesejahteraan mereka seiring memasuki musim dingin.

Kondisi ini juga mengawali langkah Aksi Cepat Tanggap mendistribusikan bantuan bahan bakar dan paket pangan kepada dispora Uighur di Istanbul dan Kayseri. Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response - ACT melaporkan, distribusi bantuan bahan bakar pemanas ruangan berupa kayu arang dilakukan pada Rabu (25/11) hingga Jumat (27/11) lalu di Kayseri. “Kami menyediakan hingga 10 ton kayu arang untuk hampir 500 jiwa di Kayseri. Saat musimm dingin di Kayseri, suhu udara pada malam hari dapat mencapai di bawah 5 derajat Celsius dan puncaknya pada Desember sampai Februari nanti hingga minus 10 Celsius,” kata Firdaus.

Pada waktu yang sama, ratusan paket pangan dan dukungan pendidikan menyapa keluarga dan anak-anak Uighur di Istanbul. Lebih rinci, Firdaus menjabarkan, 150 paket pangan untuk keluarga dan 33 paket dukungan pendidikan.

“Diaspora Uighur di Turki tidak memiliki penghasilan selama pandemi karena tidak ada lapangan pekerjaan aktif. Selain itu, pemerintah Turki kembali menerapkan pembatasan seiring jumlah kasus positif Covid-19 di Turki mencapai 600.000, pada hari biasa warga hanya boleh beraktivitas di luar sejak pukul 05.00 hingga 21.00 waktu Turki. Sementara di akhir pekan tidak diperkenankan,” jelas Firdaus.

Tidak berhenti sampai di sini, musim dingin ini, Aksi Cepat Tanggap akan terus berikhtiar menyalurkan bantuan musim dingin bagi masyarakat atau warga yang membutuhkan di seluruh dunia seiring dengan dukungan para dermawan[]