Masyarakat Kota Bula Sampaikan Kepedulian untuk Palestina

Yayasan Insan Ashabul Kahfi menyalurkan bantuan yang terkumpul dari masyarakat Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur untuk Palestina. Bantuan diserah terimakan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Maluku pada Kamis (26/5/2021) lalu.

maluku donasi palestina
Bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Bula terhadap isu kemanusiaan di Palestina. (ACTNews)

ACTNews, SERAM BAGIAN TIMUR – Berbekal rasa kepedulian terhadap Palestina, Yayasan Insan Ashabul Kahfi yang berlokasi di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, menyalurkan donasi untuk membantu membangun sekolah serta rumah penduduk yang hancur di Palestina. Bantuan kemanusiaan dari masyarakat Kota Bula itu diserah terimakan kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) Maluku pada Kamis (26/5/2021) lalu.

Dalam acara serah terima itu, Alfian Pelu sebagai Ketua Pembina Yayasan Insan Ashabul Kahfi mengungkapkan keprihatinannya terharap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Karenanya mereka menginisiasi penggalangan dana, sebagai wujud kepedulian mereka dan masyarakat Bula terhadap isu kemanusiaan di sana.


Bantuan terkumpul sejumlah Rp66 juta itu akan digunakan untuk membantu masyarakat Palestina di tengah perjuangan mereka, dan juga pemulihan setelah serangan zionis Israel beberapa waktu lalu. Kepala Cabang ACT Maluku Wahab Loilatu mengungkapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Bula serta Yayasan Insan Ashabul Kahfi atas kepedulianya terhadap Palestina.

Menurutnya aksi ini menunjukan masih banyak yang peduli dengan isu Palestina yang terjadi saat ini, terutama masyarakar Maluku. “Dengan ini menunjukan banyak masyarakat Maluku peduli terhadap palestina dengan menyalurkan bantuan-bantuan kemanusiannya,” ungkap Wahab.

Wahab juga mengajak seluruh masyarakat Maluku dari berbagai kalangan untuk terus membantu rakyat Palestina dengan sedekah terbaiknya. “Bantuan dapat disalurkan langsung melalui Kantor Cabang ACT Maluku, melalui nomor rekening BNI Syariah 88 0000 4451 atau Muamalat 8710 222 222 dan juga melalui platform Indonesia Dermawan Maluku,” ajak Wahab.[]