Masyarakat Metro Peduli Korban Bencana Alam dan Konflik Kemanusiaan

Sejumlah komunitas di Kota Metro, Bandar Lampung menggalang kepedulian masyarakat melalui kegiatan grebek pasar.

Sejumlah pedagang memberikan donasi untuk korban terdampak bencana alam di Maluku dan konflik kemanusiaan di Wamena. (ACTNews/Hermawan Wahyu Saputra)

ACTNews, METRO Relawan aksi dari Komunitas Perlebahan Metro bersama dewan Masjid Indonesia Kota Metro, Keluarga Besar Sumatera Barat Kota Metro, Masyarakat Relawan Indonesia Kota Metro, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro dan ACT Lampung berkeliling mengetuk kepedulian setiap pedagang, Kamis (9/10).

Ketua Pengurus DMI Kota Metro Nasriyanto Effendi merasa berempati dan punya tanggung jawab moril setelah melihat konflik sosial di Wamena gempa Maluku, dan kebakaran hutan yang berdampak pada pekatnya kabut asap. Sebagai tokoh masyarakat, ia terketuk untuk memberi informasi yang tepat kepada warga Kota Metro mengenai kejadian-kejadian bencana alam dan konflik kemanusiaan di Indonesia.

“Sebagai bangsa Indonesia, khusus masyarakat Kota Metro harus ikut berkontribusi meringankan saudara-saudara yang terdampak bencana-bencana tersebut. Untuk itu kami menginisiasi aksi grebek pasar di beberapa lokasi,” kata Nasriyanto.

Grebek pasar merupakan kegiatan mendatangi pasar yang dilakukan oleh para relawan untuk menggalang kepedulian para pedagang. Kegiatan ini dilakukan sejumlah pusat perbelanjaan, Pasar Kopindo, Pasar Pagi, dan Pasar Cendrawasih Kota Metro.

Selain pasar, Nasriyanto juga mengajak seluruh pengurus masjid, musala dan majelis taklim se-Kota Metro untuk ikut menggalang kepedulian. “Mudah-mudahan ini akan memberikan semangat yang terkena musibah, doa saya kepada dermawan semoga Allah memberi keberkahan harta dan kebaikan,” ucapnya.

Koordinator aksi Grebek Pasar Edo Saputra dari Komunitas Perlebahan Metro-Lampung Timur mengungkapkan, selain menggalang bantuan, relawan juga turut mengundang masyarakat Kota Metro untuk hadir di Tabligh Akbar di Masjid Al Jihad, Kelurahan Imopuro, Metro Pusat pada Sabtu (12/10) petang.  Pada pengajian akbar itu, ia berharap, kepedulian masyarakat dapat semakin besar untuk korban terdampak bencana. “Kami berharap, semakin banyak pemuda yang tinggal di Kota Metro turut berkontribusi mengetuk kepedulian masyarakat Kota Metro,” tutupnya.[]