Mbah Harjo, Buruh Gendong Tertua di Pasar Beringharjo

Di antara keramaian Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, terselip sebuah perjuangan seorang nenek buruh gendong, Mbah Harjo (70). Usia senjanya terpaksa dinikmati dengan menggendong beban berat belanjaan para pengunjung.

Buruh Gendong Pasar Beringharjo
Mbah Harjo menggendong belanjaan pengunjung di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. (ACTNews/Ichsan Ali)

ACTNews, KOTA YOGYAKARTA – Seorang nenek tampak di tengah keramaian Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. Sambil jalan membungkuk, ia menggendong barang belanjaan yang begitu banyak, hendak menyeberang. Ia adalah Harjo (70), atau kerap disapa Mbah Harjo, seorang buruh gendong asal Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Butiran peluh membasahi dahi keriput Mbah Harjo. Ia mengaku, sudah bekerja sedari pagi di pasar yang menjadi landmark kawasan wisata Malioboro itu. “Simbah sudah bekerja sejak 1965, bukan dilit (sebentar),” ungkap Mbah Harjo kepada ACTNews, Ahad (5/9/2021).