Mbah Muji dari Sleman Menangis Tersedu Terima Paket dari Cak Budi

Mbah Muji dari Sleman Menangis Tersedu Terima Paket dari Cak Budi

Mbah Muji dari Sleman Menangis Tersedu Terima Paket dari Cak Budi' photo

ACTNews, YOGYAKARTA - Dari kawasan pelosok sebelah utara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, punggawa-punggawa Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) punya cerita. Menjelang Ramadhan lalu, ada rentetan aksi-aksi kemanusiaan yang dilakukan berderet sepanjang beberapa hari oleh kawan-kawan dari MRI Yogyakarta.

Dimulai dari menjelajahi desa-desa yang tersembunyi dari ramainya kota Yogya, melakukan assessment awal untuk menentukan siapa saja penerima manfaat. Mengetuk tiap pintu-pintu rumah, menyambangi siapa saja yang hidupnya perlu dibantu, khususnya mereka para lansia-lansia di umur senjanya,

Berawal dari amanah yang dititipkan oleh Cak Budi, sosok dermawan awal Malang yang dikenal masyarakat karena gerakannya mengumpulkan donasi dari donatur-donatur publik hingga mencapai miliaran rupiah. Donasi yang dititipkan oleh donatur Cak Budi itu punya tajuk Kepedulian untuk Lansia.

Karena luasnya wilayah sebaran distribusi yang hendak disambangi, dana itu pun dititipkan pada Aksi Cepat Tanggap untuk mendistribusikannya hingga pelosok Tanah Air. Kepedulian pada lansia itu pun merebak luas. Dan, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta jadi satu wilayah tujuan distribusi ribuan Paket Persiapan Ramadhan untuk para lansia.

“Aksi Cepat Tanggap DIY mendapat alokasi 150 paket yang sudah kita sebar hingga seluruh DIY. Dari aksi ini, respons publik sangat positif. Terutama dari tetangga-tetangga di sekitar rumah para lansia yang kami sambangi. Mereka terharu menyimak tetangganya yang lansia ada yang membantu. Alhamdulillah Paket Persiapan Ramadhan sudah tersebar sampai ke dusun-dusun di pelosok Yogyakarta,” kata Risa Penanggungjawab Program dari ACT DIY.

Dari salah satu desa di sebelah Utara Provinsi Yogyakarta, punggawa MRI Yogyakarta terlibat dalam cerita ini. Hari itu, beberapa hari sebelum Ramadhan tiba, Rabu (24/5) MRI Yogyakarta mendistribusikan Paket Persiapan Ramadhan untuk para lansia di Desa Sendangadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

Salah seorang penerima manfaat dari paket ini adalah Mbah Muji. Ketika pintu rumah Mbak Muji diketuk, Mbah Muji masih tampak bingung dengan rombongan tamu yang datang di ambang rumahnya.

Rombongan tim pun menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan, sembari mengeluarkan sekotak paket. “Ini untuk Mbah Muji, untuk persiapan Mbah Muji puasa nanti,” kata salah satu punggawa MRI Yogyakarta, menggunakan dialog bahasa Jawa yang halus.

Mbah Muji menerima kota paket itu selagi menahan haru dan tangis. Darinya muncul cerita, bahwa Mbah Muji selama ini merasa kesepian. Suami dan anak-anaknya sudah meninggal sekian tahun lalu. Sehari-hari Mbah Muji hanya seorang diri.

“Mudah-mudahan donatur dan saudara-saudara di sini lancar rezekinya dan tenteram rumah tangganya. Mbah-mbah seperti kami ini jangan dilupakan, kami kesepian ndak ada teman,” ungkap mbah Muji kepada relawan MRI sambil menangis terharu. []

Tag

Belum ada tag sama sekali