Melalui Momentum Kurban, Global Qurban Bangun Kerelawanan Jurnalis Kemanusiaan

Melalui Momentum Kurban, Global Qurban Bangun Kerelawanan Jurnalis Kemanusiaan

ACTNews, JAKARTA – Kurang dari satu pekan jelang Idul Adha, hiruk-pikuk menyiapkan perayaan Lebaran Kurban makin nampak. Walau sepanjang tahun terus berulang, tapi di Indonesia perayaan kurban selalu mampu menggerakkan aksi filantropis secara masif. Karena kurban, semua bisa merasakan gurih dan sedap sepotong daging. Karena kurban, mereka di pelosok, di ujung negeri yang jauh bisa mencicip nikmat sepenggal daging kurban.

Ibadah terbesar nomor dua bagi umat Islam dunia ini mampu menebarkan manfaat kebaikan seluas-luasnya. Semangat berkurban demi meraih takwa membuncah, diselingi semangat berbagi kebahagiaan terhadap sesama. Momen filantropis akbar ini pun senantiasa terekam dalam enam tahun kiprah Global Qurban dalam menyelenggarakan pelaksanaan ibadah kurban, baik di Indonesia maupun dunia. 

Setiap tahunnya, Global Qurban terus mengajak berbagai elemen masyarakat Indonesia untuk ikut bergabung dalam gerakan berbagi kebahagiaan kurban. Tahun ini, melalui momentum ibadah kurban, Global Qurban turut mengajak jurnalis Indonesia untuk menjadi relawan kemanusiaan dan meluaskan semangat berkurban melalui karya jurnalistik. 

Kamis kemarin (24/8), ajakan ini disuarakan dalam acara temu media bertajuk "Membangun Kerelawanan Jurnalis Kemanusiaan". Kegiatan yang diselenggarakan di bilangan Cikini, Jakarta, ini dihadiri oleh puluhan wartawan media massa, baik cetak maupun daring, juga media penyiaran.    

 

Lukman Azis selaku perwakilan Tim Komunikasi ACT mengungkapkan, dalam momen ini juga Global Qurban mengajak diskusi awal terkait kegiatan Perlombaan Karya Jurnalistik untuk awak media.

“Kami mengambil tema dari lomba karya tulis untuk membangun kerelawanan jurnalis kemanusiaan lewat sedekah karya jurnalistiknya. Insya Allah, ini akan membawa keberkahan karena teman-teman jurnalis mengabarkan banyak sekali kebaikan kurban kepada publik. Karya-karya terbaik nantinya tentu mendapat penghargaan dari Global Qurban,” tuturnya.  

Azis berharap, rekan-rekan jurnalis yang hadir di acara tersebut merupakan bagian dari jurnalis kemanusiaan yang memiliki semagat kerelawanan.

Lomba karya jurnalistik ini akan dibagi menjadi empat kelompok. Pertama, lomba videografi jurnalistik ini untuk media televisi. Kedua, lomba foto jurnalistik untuk jurnalis foto cetak dan daring. Ketiga, lomba karya jurnalistik tulis untuk jurnalis cetak. Dan yang keempat, lomba karya jurnalistik tulis untuk para jurnalis media daring.

“Lomba ini seluruhnya bertema tentang kurban dan Global Qurban. Tentang tips berkurban, tulisan features, narasumbernya bersumber dari Tim Global Qurban atau dari laman globalqurban.com juga di laman act.id/news. Bisa juga tulisan kreasi jurnalis lainnya yang berhubungan dengan kurban. Sedangkan karya jurnalistik yang diperlombakan ini dalam periode tayang 24 Agustus sampai 4 Sepetember 2017. Karya jurnalistik ini boleh atas nama individu jurnalis, maupun kelompok jurnalis yang aktif di medianya,” terang Azis.  

Azis menambahkan lomba ini akan dinilai dari kualitas dan kuantitas, bobot human interest nya dengan tidak menghilangkan keyword Global Qurban- Aksi Cepat Tanggap/ACT sebagai objek liputannya.

Hasil dari karya para jurnalis bisa dikirimkan langsung ke Tim Komunikasi ACT di Kantor ACT Pusat di Menara 165, Lantai 11, Jl. TB Simatupang Kavling 1, Cilandak, Jakarta Selatan, atau bisa dikirimkan melalui e-mail: lidya.khaerani @gmail.com dengan menyertakan ID Press nya, paling lambat 5 September 2017.

“Kami harapkan dukungan keyword Global Qurban-ACT bisa muncul di teman-teman jurnalis. Malam Penganugrahan pemenang akan digelar 2 minggu setelah ditutupnya perlombaan ini. InsyaAllah kita akan bertemu di momen itu, dukungan teman-teman untuk membangun masyarakat global  Indonesia dan dunia untuk menjadi lebih baik, lebih berkah dan pemahaman akan Global Qurban akan lebih luas tersampaikan,” pungkasnya. []

 

 

Tag

Belum ada tag sama sekali