Melengkapi Kebahagiaan Pengungsi Rohingya dengan Sajian Iftar

“Ramadan ini menjadi momentum untuk meredam krisis di kemanusiaan Rohingya. Insyaallah, selama 30 hari, berkat dukungan Sahabat Dermawan, Aksi Cepat Tanggap menyajikan hidangan iftar untuk pengungsi di sejumlah kamp di Kutupalong, Cox’s Bazar,” ungkap Firdaus Guritno dari Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap.

Pengungsi Rohingya di Kamp-1 Kutupalong bersiap menikmati sajian iftar bantuan dari Sahabat Dermawa, Rabu (28/4/2021). (ACTNews)
Pengungsi Rohingya di Kamp-1 Kutupalong bersiap menikmati sajian iftar bantuan dari Sahabat Dermawa, Rabu (28/4/2021). (ACTNews)

ACTNews, COX’S BAZAR – Ramadan Kali ini tidak jauh berbeda bagi pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh. Mereka tetap berkutat dengan kemiskinan dan kehidupan serba terbatas di tanah rantau.

Walaupun telah terbebas dari tindakan represif militer yang mengancam nyawa, kondisi pengungsi Rohingya masih begitu nestapa. Mereka kekurangan pangan, akses pendidikan, dan air bersih.

“Ramadan ini menjadi momentum untuk meredam krisis di kemanusiaan Rohingya. Insyaallah, selama 30 hari, berkat dukungan Sahabat Dermawan, Aksi Cepat Tanggap menyajikan hidangan iftar untuk pengungsi di sejumlah kamp di Kutupalong, Cox’s Bazar,” ungkap Firdaus Guritno dari Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap.

Seperti pada Rabu (28/4/2021) bertepatan dengan hari ke-15 Ramadan, sejumlah 400 paket iftar di bagikan kepada pengungsi di Kamp-1 Kutupalong,  Kamp-5 Kutupalong, Kamp-17 Thai Khali, dan Kamp-9 Balukhali.

Sore itu, pengungsi Rohingya, baik anak-anak maupun dewasa sudah mengantre di sebuah tanah lapang. Mereka menggelar tikar dan duduk bersama dengan rapi. Di depan mereka telah tersaji minuman manis, air mineral, dan makanan berat. Saat azan magrib berkumandang, mereka menyantap sajian berbuka yang merupakan buah kedermawanan masyarakat Indonesia.[]