Melihat Besarnya Manfaat Sumur Wakaf

Di Bekasi telah terbangun puluhan Sumur Wakaf yang manfaatnya dirasakan banyak jiwa. Pada akhir Maret ini, Global Wakaf mencoba mengajak wakif dan mitra untuk melihat besarnya manfaat ini.

Warga Kabupaten Bekasi sedang menikmati air yang mengalir dari Sumur Wakaf. (ACTNews)

ACTNews, BEKASI Sejak tahun 2019, di Bekasi, puluhan Sumur Wakaf telah terbangun. Sumber air ini merupakan ikhtiar Global Wakaf-ACT bersama wakif untuk memenuhi kebutuhan dan mengatasi kriris air berkepanjangan. Pasalnya, air menjadi sumber kehidupan, sedangkan debit yang dihasilkan kadang tak maksimal karena berbagai kendala.

Salah satu titik di Bekasi yang cukup banyak dibangun Sumur Wakaf ialah Desa Sukatenang, Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Di sana, Sumur Wakaf diberikan untuk keluarga serta komunal yang dibangun di sekitaran musala dan sekolah. Manfaat airnya pun dirasakan oleh banyak jiwa.

Untuk itu, di waktu menjelang akhir Maret ini, Global Wakaf-ACT Bekasi mengajak wakif serta mitra untuk mengunjungi langsung titik-titik pembangunan Sumur Wakaf. Hal ini dilakukan, agar manfaat air benar-benar bisa dilihat dan memicu kebaikan baru lagi.

“Sumur Wakaf merupakan buah dari pengelolaan dana wakaf yang dihimpun Global Wakaf. Peran besar wakif membawa dampak yang besar pula, khususnya dalam menangani permasalahan air bersih,” jelas Ihsan Hafizhan dari tim Program ACT Bekasi, Sabtu (27/3/2021).

Azwar, salah satu wakif yang berkesempatan mengunjungi lokasi Sumur Wakaf di Bekasi mengaku senang bisa melihat langsung manfaat air yang dihasilkan. Apalagi, Sumur Wakaf dibangun di lokasi yang tepat, di mana warga benar-benar membutuhkan air. “Saya berharap sekaligus mendorong masyarakat luas untuk mendukung program Sumur Wakaf ini. Sebab, masih banyak daerah di Indonesia yang kesulitan air bersih,” harapnya.

Global Wakaf, selain membangun sumur, juga dilengkapi dengan fasilitas MCK. Airnya digunakan untuk berbagai keperluan. Di Bekasi, air sumur juga gunakan untuk berwudu, mandi, kebutuhan cuci hingga konsumsi. Bahkan, di beberapa daerah yang mayoritas warganya petani, ada warga yang memanfaatkan air dari Sumur Wakaf untuk menyiram tanamannya.[]