Memahami Bantuan Hidup Dasar itu Penting

Pemahaman masyarakat terhadap Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support masih terasa asing dan cenderung tidak mengerti bagaimana harus melakukannya. Padahal, metode ini memiliki peranan penting dalam mencegah seseorang terkena risiko kematian.

Bantuan Hidup Dasar
Koordinator Emergency Response - Humanity Medical Services ACT dr. Bara Purnawan Putra sedang memberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support kepada MRI Jakarta Timur, Ahad (03/11/2021). (ACTNews)

ACTNews, JAKARTA – Pemahaman masyarakat terhadap Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support masih terasa asing dan cenderung tidak mengerti bagaimana harus melakukannya. Padahal, Bantuan Hidup Dasar memiliki peranan penting dalam melakukan pertolongan pertama untuk membantu siapa pun yang mengalami kondisi henti napas dan henti jantung, 

Hal ini juga yang menjadi perhatian Koordinator Emergency Response-Humanity Medical Services ACT dr. Bara Purnawan Putra, menurutnya langkah-langkah mempelajari Bantuan Hidup Dasar bukan hanya dilakukan para petugas medis, namun setiap individu masyarakat bisa mempelajarinya.

“Masyarakat kita itu masih awam terhadap Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support. Padahal metode ini sangat penting, jika kita menemui di sekitar kita ada yang tersedak atau kecelakaan. Ini bisa menolong orang tersebut dari risiko terkena kematian,” ungkap Bara kepada ACTNews, Senin (11/10/2021).

Ia mengungkapkan, Bantuan Hidup Dasar teramat penting untuk menolong korban yang mengalami tersedak atau kecelakaan sebelum mendapatkan pertolongan dari ambulans atau tim medis yang datang. Bahkan, ia menyebut kalau korban hanya punya waktu 10 menit saja untuk ditolong.

“Ini teramat penting untuk diketahui, jika tidak ditolong dalam 10 menit saja, itu korban bisa mengalami kematian. Kalau menunggu ambulans atau tim medis yang datang kan butuh waktu lama, makanya setiap individu harus dibekali Bantuan Hidup Dasar ini,” tuturnya.

Bara menuturkan, pentingnya edukasi terhadap masyarakat menjadi kunci agar memahami Bantuan Hidup Dasar. Bahkan, ia berharap metode ini bisa diterapkan dan menjadi bagian dalam kurikulum pendidikan Indonesia sejak dini. “Insyaallah, kami dari ACT juga terus memaksimalkan edukasi kepada masyarakat, termasuk Relawan Masyarakat Indonesia (MRI),” tambahnya.[]