Memaksimalkan Distribusi Bantuan Pangan di Suriah

Upaya meredam krisis ini telah dilakukan berbagai organisasi kemanusiaan dunia. Armada Humanity Food Truck Aksi Cepat Tanggap tengah disiapkan untuk memaksimalkan pendistribusian bahan makanan.

Food Truck Suriah
Food Truck ACT di Suriah. (ACTNews)

ACTNews, IDLIB  Suriah menghadapi krisis pangan selama sepuluh tahun terakhir. Data dari World Food Programme menyebutkan 12,4 juta warga Suriah mengalami rawan pangan. Kemiskinan di Suriah semakin tinggi, mencapai angka 80 persen dari total penduduk sehingga masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan. 

Upaya meredam krisis ini telah dilakukan berbagai organisasi kemanusiaan dunia. Aksi Cepat Tanggap, sebagai salah satu lembaga kemanusiaan global, rutin mengirimkan bantuan bahan pangan ke sejumlah kamp pengungsian.

Selain bahan makanan, Aksi Cepat Tanggap juga menyampaikan bantuan para dermawan mewujud makanan siap santap. Kini, armada Humanity Food Truck tengah disiapkan untuk memaksimalkan pendistribusian bahan makanan.

“Armada ini merupakan mobil truk yang telah dimodifikasi sehingga di terdapat peralatan untuk mengolah bahan makanan. Disamping itu, setiap armada Food Truck ACT juga terdapat chef dan petugas khusus,” jelas Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response ACT. Humanity Food Truck akan menjajal berbagai daerah untuk membagikan makanan kepada warga yang membutuhkan. 


Armada Humanity Food Truck ACT di Suriah. (ACTNews)

Food Truck ditujukan untuk mempermudah distribusi pangan ke pengungsi Suriah yang saat ini berada di wilayah Idlib utara. Food Truck diharapkan menjangkau pengungsi langsung ke kamp pengungsian seperti di Atimah, Aqrabat, dan Ad Dana.

Firdaus menambahkan, pengerjaan Food Truck yang terdiri dari modifikasi badan, penambahan alat masak, dan artistik tampilan telah dilakukan sejak bulan Ramadan lalu tepatnya pada 12 April 2021. “Semoga truk ini bisa bermanfaat untuk warga Suriah dan bisa maksimal dalam memberikan bantuan pangan berupa makanan siap saji ke berbagai daerah,” tambah Firdaus.[]