Memasifkan Sedekah Pangan di Tengah Ibu Kota

Masjid Attaibin Senen menjadi salah satu titik Lumbung Sedekah Pangan Aksi Cepat Tanggap di Jakarta Pusat. Pembukaan Lumbung Sedekah Pangan di masjid cagar budaya itu diharap menggerakan kedermawan dan filantropi di tengah ibu kota.

Relawan Aksi Cepat Tanggap Jakarta Pusat menata pangan yang diletakkan di Lumbung Sedekah Pangan Masjid Attaibin Senen, Selasa (25/8). (ACTNews/Gina Mardani)

ACTNews, JAKARTA PUSAT – Kehadiran Lumbung Sedekah Pangan diharapkan menggugah kedermawanan dan filantropi masyarakat ibu kota. Hal itu disampaikan Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap Jakarta Pusat Rimanda Putra saat peluncuran unit Lumbung Sedekah Pangan di Masjid Attaibin Senen, Jakarta Pusat, Selasa (25/8).

Masjid yang sudah berdiri sejak tahun 1815 diharap memafasiltasi masyarakat yang membutuhkan ataupun ingin berderma selama ekonomi belum benar-benar membaik di era kenormalan baru ini.

“Di Jakarta Pusat, tingkat kemiskinan yang paling rendah ada di Kecamatan Senen. Selain itu, kedermawanan jamaah di Masjid Attaibin sangat tinggi. Melalui Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan, ACT ingin mengajak masyarakat berbagi kala pandemi,” kata Rimanda.

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meganthara mengapresiasi kehadiran Lumbung Sedekah Pangan yang dibuka ACT di Masjid Attaibin. “Saya atas nama Pemerintah Jakarta Pusat mengucapkan terima kasih atas inovasinya. Kegiatan ini luar biasa, dari jemaah untuk jemaah, dari masyarakat untuk masyarakat. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” kata Bayu. Ia pun berharap agar kehadiran Lumbung Sedekah Pangan semakin menambah kepercayaan masyarakat dan donatur untuk bergerak bersama ACT.

Sementara itu, Dewan Pengurus Masjid Attaibin Aris Fathoni mengaku bersyukur masjid cagar budaya itu dipercaya sebagai jembatan antara dermawan dan penerima manfaat melalui Lumbung Sedekah Pangan. Sebelumnya, para pengurus pernah ingin menggagas konsep sedekah pangan seperti Lumbung Sedekah Pangan ACT, namun gagasan itu urung diwujudkan. “Sekarang malah Allah kasih jalan melalui ACT,” ungkap Aris.

Aris beraharap, kehadiran Lumbung Sedekah Pangan akan menggugah kedermawanan setiap jamaah masjid. “Di sini kan yang ibadah warga perkantoran, yang bisa jadi mereka dari luar Jakarta, seperti Bekasi, Bogor, atau Tangerang. Ada juga warga apartemen, atau orang singgah, mudah-mudahan lumbung sedekah pangan menumbuhkan rasa kepedulian. Tadinya mungkin enggak kepikiran, tetapi kehadiran ini semoga menggugah,” harap Aris.

Lumbung Sedekah Pangan merupakan media yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbagi di era normal baru ini. Secara resmi, ACT mengajak masyarakat untuk mengisi sedekah pangan melalui Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan. Aksi ini dideklariskan Kamis (6/8) lalu.

"Melalui Gerakan Nasional Lumbung Pangan, kita berharap seluruh elemen masyarakat terlibat dalam memberikan sedekah pangan terbaiknya. Sahabat yang ingin berkontribusi pun selain dapat memberikan bantuan pangan di rak-rak yang telah disediakan, bisa juga memberikan bantuan tunai dengan transfer ke nomor rekening BNI Syariah #8800006651 atas nama Aksi Cepat Tanggap atau melalui laman Indonesia Dermawan,” ujar Rimanda.[]