Membantu Perkembangan Lahan Pertanian di Desa Potoya Lewat Pendampingan

Berbagai kegiatan diadakan dalam pendampingan kepada para petani di Desa Potoya, Kabupaten Sigi. Para petani pun mulai merasakan perkembangan di lahan seluas 12,5 hektare tersebut.

bantuan pertanian
Salah satu agenda dalam kegiatan pendampingan pekan ini yakni sosialisasi pengaplikasian pupuk dan pengobatan terhadap tanaman. (ACTNews)

ACTNews, KABUPATEN SIGI – Global Wakaf-ACT terus berikhtiar memberikan dukungan terbaik kepada para petani. Salah satunya seperti pendampingan untuk para petani yang terlihat di Desa Potoya, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Pada kegiatan pendampingan kali ini, Tim Global Wakaf-ACT melakukan sosialisasi pengaplikasian pupuk dan pengobatan terhadap tanaman. “Kali ini, tim mendampingi pengaplikasian pupuk, penyemprotan obat dan disinfektan pada tanaman yang tumbuh subur pada lahan 12,5 hektare yang dikelola 14 orang petani,” kata Muh Syahrir Ramadhana sebagai pendamping program Wakaf Sawah Produktif di Desa Potoya pada Senin (10/1/2022) kemarin.

Selain pemupukan, pendampingan pada pekan itu juga membantu para petani untuk mendistribusikan air ke sawah, membajak lahan, dan menanam bibit jagung serta kacang tanah. Sejak penanaman pada 11 Desember lalu, para petani kini mulai merasakan hasil dari adanya Wakaf Sawah Produktif.


“Sebelumnya para petani kesulitan mendapatkan modal tanam, dan lahan pertanian juga masih dipenuhi rumput, serta kesulitan dalam mengakses air. Alhamdulillah, kita implementasikan bantuan modal, lakukan pembajakan untuk lahan pertanian, kemudian kita cukupi juga kebutuhan air dengan membuat sumur dangkal dan pipanisasi untuk distribusi air,” ujar Syahrir.

Tanaman petani pun kini sudah mulai tumbuh subur seperti, tanaman jagung, terong dan cabai. Syahrir berharap, program ini dapat terus membantu perkembangan para petani, hingga tiba masa panen. “Kita harapkan hasil baik yang telah kita peroleh saat ini dapat terus bertahan, bahkan mungkin semakin baik lagi, sehingga memberikan hasil yang maksimal untuk para petani,” harap Syahrir. []