Membantu Warga Gunungkidul Menikmati Air Bersih

Sejak Maret lalu, Dusun Lemahbang, Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Gunungkidul, terus mengalami kekeringan. Bahkan warga menjual ternak untuk membeli air. Global Wakaf - ACT membangun kembali satu unit Sumur Wakaf di Kabupaten Gunungkidul ini guna mengentaskan kekeringan yang menyulitkan warga di sana.

Seorang anak sedang mencoba air dari Sumur Wakaf di Dusun Lemahbang. (ACTNews)

ACTNews, GUNUNGKIDULLemahbang merupakan salah satu dusun yang terdampak kekeringan di Desa Candirejo, Kecamatan Semin, Gunungkidul. Dusun yang  memiliki 360 KK atau 1.012 jiwa ini mengalami kekeringan sejak Maret lalu, akibatnya petani di desa ini sudah tidak dapat lagi bekerja lebih dari 6 bulan.

Selain bertani, mayoritas warga di Lemahbang juga beternak. Namun, ternak seakan hanya menjadi tabungan ketika musim panas tiba. Dengan kata lain, ternak yang sudah dirawatnya akan dijual kembali demi membeli air,” kata Kharis Pradana dari Tim Program Global Wakaf - ACT Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta pada Rabu (23/9) lalu.

Hingga kini warga tak kunjung dapat menikmati air bersih dengan baik. Warga Lemahbang hanya dapat mengandalkan satu sumur bersama yang kini airnya hanya tersisa sedikit saja. Bukan warga tidak ingin menggali sumur, namun untuk menggali sumur dalam memerlukan biaya yang besar. Sementara warga memiliki kebutuhan lain yang mesti dicukupi. “Masyarakat lebih memfokuskan penghasilannya kepada kebutuhan-kebutuhan yang mendesak. Selain itu biaya pengeboran lebih mahal dari biasanya, sebab kondisi tanah yang berbatu keras,” jelas Kharis.


Senyum bahagia warga Lemahbang saat serah terima Sumur Wakaf. (ACTNews)

Tidak hanya untuk warga, permasalahan serupa juga didapati di fasilitas publik seperti masjid. Masjid At-Taqwa salah satunya, yang memiliki 2 kamar mandi dan 4 keran air untuk berwudu jemaah. Namun tak jarang tidak bisa dipakai berwudu karena kehabisan air bersih.Letak kamar mandi yang terpisah dengan masjid juga menuai problem bagi jemaah yang ingin ke kamar mandi ketika hujan. Terlebih untuk jemaah yang sudah tidak lagi muda,” cerita Kharis.

Global Wakaf – ACT mencoba menyelesaikan permasalahan ini dengan membangun satu unit Sumur Wakaf untuk warga Dusun Lemahbang. Sumur tersebut telah mengalirkan air bersih dan dapat digunakan sejak Mei lalu. Warga pun berterima kasih atas hadirnya Sumur Wakaf ini karena memudahkan akses air bersih mereka.


“Saya mewakili warga Semin mengucapkan maturnuwun kepada Global Wakaf, atas partisipasinya dari yang telah memberikan bantuan berupa sumur yang berguna untuk warga kami. Sehingga dengan bantuan ini, musim kemarau tidak terjadi kekurangan air seperti tahun-tahun sebelumnya. Sekali lagi terima kasih dan semoga Global Wakaf mendapat rida dari Allah dan imbalan yang sepadan,” kata Pinongo, salah satu warga.

Untuk terus meluaskan manfaat Sumur Wakaf, khususnya di daerah DI Yogyakarta, Kharis mengajak para dermawan untuk mendukung pembangunan Sumur Wakaf lain ke depannya. “Kami mengharapkan bantuan para wakif dermawan dalam pembangunan Sumur Wakaf ke depannya. Bantuan terbaik dapat disalurkan melalui BNI Syariah di nomor 1010000171 atau melalui situs Indonesia Dermawan,” ajak Kharis. []