Membekali Kemampuan Relawan lewat Sekolah Mendongeng

ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Malang Raya menggelar Pelatihan Intensif Sekolah Mendongeng bagi relawan MRI Malang Raya dan santri dari Griya Tilawah. Harapannya setelah proses pelatihan intensif mendongeng selesai, para relawan dan santri dapat mengimplementasikan kemampuannya di berbagai kebutuhan umat, seperti dakwah.

Membekali Kemampuan Relawan lewat Sekolah Mendongeng' photo
Suasana di Pelatihan Intensif Sekolah Mendongeng hari pertama pada Ahad (6/9) lalu. (ACTNews/Saiful Anam)

ACTNews, MALANG – Sebagai ikhtiar meningkatkan kemampuan para relawan, ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Malang Raya mengadakan Pelatihan Intensif Sekolah Mendongeng bagi relawan MRI Malang Raya dan santri dari Griya Tilawah. Pelatihan ini diikuti lebih dari 30 peserta. Pelatihan intensif mendongeng tersebut diisi oleh Kak Bagus dan Kak Hakim sebagai pendongeng dari PPMI (Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia).

Kegiataan ini akan berlangsung selama 1 bulan penuh setiap hari dan dimulai sejak Ahad (6/9) kemarin di Masjid Madinah Perumahan Saxafone, Malang. Sekolah mendongeng yang diadakan ACT, MRi Malang Raya, dan Griya Tilawah bersama PPMI adalah bertujuan untuk mengkader para relawan MRI dan santri Griya Tilawah untuk memiliki keterampilan mendongeng.


Harapannya setelah proses pelatihan intensif mendongeng selesai, para relawan dan santri dapat mengimplementasikan kemampuannya di berbagai kebutuhan umat. Seperti pendampingan psikososial di lokasi bencana, mendongeng di sekolah sekolah ataupun sebagai aksi dakwah di berbagai pelosok wilayah.

“Relawan dan santri inilah yang akan menjadi penerus kami, karena pendongeng di Malang Raya sangat terbatas. Maka harapannya mereka yang akan turun langsung berdakwah melalui mendongeng,” ucap Kak Bagus.


Kak Bagus dan Kak Hakim saat menyampaikan materi mendongeng. (ACTNews/Saiful Anam)

Dalam sekolah medongeng ini tak hanya berisi teori-teori dasar tentang mendongeng, namun juga dilakukan praktik mendongeng yang didampingi langsung oleh Kak Bagus dan Kak Hakim sehingga bisa dilatih secara intensif, “Kita praktikkan setelah mendapat materi, sehingga bisa benar-benar merasakan langsung cara mendongeng dan disaksikan oleh teman-teman relawan lainnya,” kata Kak Hakim.

Materi Sekolah Medongeng ini meliputi pendalaman penyampaian narasi, dialog saat mendongeng di depan penonton, ekspresi wajah, visualisasi gerakan dan penggunaan alat peraga sebagai pendukung. Diki Taufik Sidiq selaku Kepala Cabang ACT Malang mendukung penuh kegiatan kelas mendongeng untuk terus meningkatkan kemampuan relawan MRI Malang. “ACT Malang selalu mendukung dan memfasilitasi apapun untuk meningkatkan kemampuan relawan untuk bisa lebih maskimal berkontribusi di dunia kemanusiaan,” ucap Diki.

Relawan ini tentunya bergerak bersamaan dengan dukungan masyarakat. “Masih banyak permasalahan-permasalahan kemanusiaan yang mesti kita hadapi. Oleh karenanya kami mengajak para dermawan sekalian untuk terus membersamai para relawan dalam aksi-aksi kemanusiaan nantinya,” ajak Diki. []


Bagikan