Memberikan Pengalaman Beternak di Peluncuran "Dermawan Berqurban"

Sebanyak 200 tamu akan mendapatkan pengalaman mengenai ternak dan kurban secara langsung di acara yang akan dihelat di Kawasan Wakaf Terpadu, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

Memberikan Pengalaman Beternak di Peluncuran "Dermawan Berqurban"' photo

ACTNews, BLORA - Sejumlah tukang masih membenahi tenda yang berada di samping salah satu kandang breeding milik Global Wakaf-ACT yang terletak Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Rencananya di tempat itu menjadi lokasi acara peluncuran program "Dermawan Berqurban, Berkahnya Bahagiakan Dunia" oleh Global Qurban-ACT yang akan dihelat pada keesokan harinya, Kamis (11/7).

"Persiapan kita saat ini sudah mencapai 90%, peternak-peternaknya juga sudah siap dan antusias besok akan datang dengan keluarganya, para donatur, mitra dan influencer juga sudah dikondisikan," kata Rachmat Sulistiyo sebagai penanggung jawab acara peluncuran "Dermawan Berqurban, Berkahnya Bahagiakan Dunia", Rabu (10/7) sore ini.


Global Qurban-ACT juga mengundang banyak pihak karena menurut Rachmat, selain untuk peluncuran program, acara yang akan diselenggarakan pada Kamis (11/7) nanti juga bertujuan untuk memperkenalkan banyak pihak tersebut tentang apa yang telah mereka terapkan di Lumbung Ternak Wakaf (LTW) serta Lumbung Pangan Wakaf (LPW), program-program Global Wakaf-ACT yang telah mendukung aksi-aksi Global Qurban-ACT sejak tahun 2015.

"Kita juga ingin memberikan experience langsung kepada mereka, bagaimana pengelolaan dari Global Wakaf sendiri dan seperti apa. Lalu kenapa harga hewan di sini bisa murah. Kita perlihatkan di sini pemberdayaan yang telah kita lakukan sehingga harga hewan kurban di Global Qurban bisa lebih murah," ujar Rachmat.

Salah satu kegiatan menarik yang akan dilakukan, menurut Rachmat, adalah mereka akan diajak juga untuk menjadi peternak dalam sehari. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi sekitar 200 tamu mengenai cara-cara beternak.

"Jadi biasanya mereka tahunya hewan itu sudah jadi dan siap dikurbankan, di sini kita akan berikan pengalaman juga kepada mereka bahwa begini loh, yang dilakukan peternak sampai hewan siap untuk dikurbankan," jelas Rachmat.

Untuk itu para tamu bersama 100 petani dan keluarganya akan berkeliling ke 5 titik LTW dan LPW yang tersebar di kawasan tersebut. Para tamu akan dijelaskan bagaimana standar operasional prosedur bagaimana pemotongan hewan kurban yang dilakukan oleh Global Qurban-ACT dari pemotongan hingga pengemasan. Mereka lalu diajak melihat-lihat pemberdayaan peternak.


Baik dari LTW maupun LPW dari segi teknis juga telah dipersiapkan agar dapat beroperasi seperti biasanya. Nantinya, segala aktivitas ini akan diperlihatkan kepada para tamu. Selain LTW dan LPW tidak lupa juga tim menyediakan 2 buah Humanity Food Truck telah di lokasi.

"Nanti di sini akan ada makan bersama juga, jadi donatur, media, influencer, dan peternak berbaur. Jadi kita buat suasana lebih hidup, jadi tidak ada perbedaan. Terutama untuk peternak dan donatur. Karena sebenarnya sama-sama membutuhkan, donatur butuh peternak, peternak juga membutuhkan donatur," kata Rachmat. []

Bagikan