Mendampingi Pelaku UMKM di Malang Melalui Wakaf Modal Usaha Mikro

Global Wakaf - ACT meluncurkan program Wakaf Modal Usaha Mikro untuk para pengusaha kecil di Malang. Program yang diluncurkan pada Jumat (18/9) lalu ini, berikhtiar membebaskan para pelaku UMKM dari jerat utang dan kesulitan modal yang tidak berkesudahan.

Mendampingi Pelaku UMKM di Malang Melalui Wakaf Modal Usaha Mikro' photo
Para penerima manfaat bersama Tim Global Wakaf - ACT Malang dan perwakilan DKM Baiturrahmah Sawojajar Malang saat acara peluncuran. (ACTNews/Saiful Anam)

ACTNews, MALANG – Melihat problematika ekonomi masyarakat kecil semakin tercekik dengan persoalan modal, Global Wakaf – ACT Malang berikhtiar untuk terus membantu. Bertujuan untuk mengeluarkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari jerat utang dan kesulitan modal yang tidak berkesudahan, Global Wakaf meluncurkan program Wakaf Modal Usaha Mikro.

Pada peluncurannya, program ini menggandeng Masjid Baiturrahmah Sawojajar Malang sebagai mitra dan juga pemangku kepentingan, yang akan membantu Global Wakaf - ACT untuk mendampingi para penerima manfaat karena telah memiliki pengalaman menjalankan program serupa. Selain mendapatkan modal untuk usaha, para penerima manfaat juga mendapatkan pembinaan dan bimbingan spiritual.

Masjid dipilih untuk kembali menghidupkan fungsinya yang tidak hanya sebagai tempat ibadah semata, namun sebagai pusat pelayanan dan peradaban umat Islam. Penerima manfaat pada angkatan pertama ini sebanyak 4 orang. Semuanya merupakan masyarakat sekitar Masjid Baiturrahmah


Penyerahan simbolis WMUM kepada penerima manfaat. (ACTNews/Saiful Anam)

“Kami sudah bertahun-tahun mengenal Global Wakaf – ACT Malang dan program keumatannya. Maka dari itu program ini akan menjadi salah satu yang harus kita dukung penuh untuk membantu ekonomi umat,” ucap Lumaksono selaku Ketua Takmir Masjid Baiturrahmah.

Kepala Cabang ACT Malang Diki Taufik Sidiq berharap program ini bisa semakin luas dan banyak yang menerima wakaf modal usaha. “Ini merupakan komitmen kami di Global Wakaf untuk terus membersamai umat dan membangkitkan ekonomi mereka melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro. Target penerima manfaat dari program ini sendiri akan terus bertambah dengan target batch pertama sebanyak 10 orang yang akan dikontrol prosesnya, sehingga bisa dievaluasi selanjutnya,” ucap Diki.


Wakaf Modal usaha Mikro merupakan penyaluran modal usaha kepada para masyarakat tanpa ada bunga tambahan dan skema bagi hasil yang memberatkan penerima manfaat. Sehingga modal usaha yang diberikan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengelola ekonomi, terlebih di tengah pandemi.

Prinsip dasar yang diterapkan pada program WMUM adalah Qardh al-Hasan, yang berarti setiap penerima manfaat yang dapat mengembalikan modal ketika sudah dianggap mampu tanpa ada bunga tambahan. “Dengan sistem ini, kita berharap semakin banyak pengusaha kecil yang mampu berdiri terutama di masa-masa sulit ini. Oleh karenanya, kami mengajak para wakif untuk memberikan wakaf terbaiknya melalui laman Indonesia Dermawan, atau transfer langsung melaui BNI Syariah 70 6100 3252 atas nama Yayasan Global Wakaf,” ajak Diki. []