Mendongkrak Kembali Usaha Kecil Nurma

Menjadi orang tua tunggal mengharuskan Nurma (44) berusaha lebih untuk menghidupi satu anaknya yang tengah duduk di bangku SMP. Ia membuka kios kecil dengan minim modal dan penghasilannya tengah diterpa badai pandemi.

1
Nurma tengah menjaga kios kecil miliknya. Usaha ini menjadi sumber pemasukan utama keluarga. (ACTNews)

ACTNews, AMBON – Sejak ditinggal wafat suami empat tahun lalu, Nurma (44) harus berjuang sendiri menjadi orang tua tunggal bagi satu anaknya yang masih duduk di bangku SMP. Ia banting tulang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saat ini, ia memilih membuka kios kecil yang menjual jajanan anak serta bahan pokok lain di rumahnya di BTN Kebun Cengkeh, Kelurahan Batu Merah, Sirimau, Kota Ambon.

Nurma membuka kios kecil tersebut dimulai dengan modal Rp500 ribu. Ia mendapatkan uang modal dari zakat yang diterimanya serta sisa uang hasil pekerjaan sebelumnya. Sejak saat itu ia berjualan dari rumah dan hasilnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Sebelumnya saya berjualan pisang goreng keliling,” ujar Nurma saat bertemu dengan tim ACTNews akhir Mei lalu.

Kios kecil yang Nurma buka sekarang merupakan usaha barunya. Sebelum itu, ia berjualan pisang goreng keliling bersama sang anak. Namun, ia memilih berhenti karena anaknya sering kelelahan saat diajak berjualan dan waktu sekolah serta belajarnya terkuras untuk berjuang bersama sang ibu mencari nafkah.

Kini, Nurma tengah berikhtiar mengembangkan usaha kecilnya di tengah pandemi Covid-19. Pendapatannya mengalami penurunanan drastis. Nurma pun kehilangan banyak modal karena terpaksa digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sekarang, ia membutuhkan dukungan modal agar bisa terus menjamin kelangsungan usaha untuk menghidupi anaknya.

Untuk mendukung ikhtiar Nurma demi keluarganya, Global Wakaf telah menyerahkan bantuan modal usaha melalui program Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia untuk pengembangan usaha Nurma. Muhammad Syamsudin Mahu dari tim Program Global Wakaf Maluku mengatakan, bantuan modal usaha ini juga menjadi ikhtiar Global Wakaf bersama dermawan untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku usaha kecil dan mikro.

“Wakaf Modal Usaha Mikro Indonesia merupakan salah satu wujud nyata kebermanfaatan wakaf masyarakat yang disalurkan untuk sektor produktif. Dana wakaf tersebut akan terus berputar, tak habis dan akan melahirkan manfaat baru lagi setiap saat,” jelasnya.[]