Mendongkrak Kembali Warung Kopi Cut Malasari

Di masa normal baru, usaha Cut Malasari (38) yang sempat terseok, kembali ramai. Namun tak banyak yang bisa ia jual karena modal usahanya sempat terpakai untuk kebutuhan sehari-hari.

bantuan modal lhokseumawe
Cut Malasari seorang diri membiayai tiga orang anaknya dari berjualan warung kopi dan menjadi buruh cuci. (ACTNews)

ACTNews, LHOKSEUMAWE – Berbekal sebuah warung yang menjual minuman ringan di depan rumahnya di Desa Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti, Kabupaten Lhokseumawe, serta menjadi buruh cuci, Cut Malasari (38) menghidupi tiga orang anaknya yang masih bersekolah. Perjuangan ini ia lakukan sendiri setelah dua tahun lalu suaminya tidak jelas lagi rimbanya.

Upahnya sebagai buruh cuci sebanyak Rp150 ribu per bulan, sedangkan dari berjualan minuman ringan ia bisa menghasilkan Rp100 ribu per hari. Semenjak pembatasan sosial tantangannya dalam berusaha menjadi lebih besar lagi.

Di masa normal baru, memang sudah ramai para pembeli kembali berdatangan. Namun, tidak banyak juga yang bisa ia tawarkan kepada para pembeli karena keterbatasan modal yang ia alami karena Covid-19.

“Modal saya gunakan untuk memenuhi makan keluarga. Sebenarnya saya berharap ada bantuan modal usaha untuk memulai lagi,” kata Malasari.

Doa Malasari pun terkabul. Kisahnya sampai kepada Global Wakaf-ACT. Seorang dermawan memberi tahu tim tentang kondisi malasari. Tim Global Wakaf-ACT pun melakukan asesmen kepada Malasari.

Rushan Novaly dari Tim Global Wakaf-ACT menjelaskan, hasil asesmen sesuai dengan kriteria tim. Global Wakaf-ACT pun akan memberikan bantuan modal usaha. “Kami mengabarkan kepada ibu Malasari. Beliau sangat terharu bercampur senang. Semoga dari bantuan wakaf para dermawan ini, bisa mendongkrak kembali usaha Ibu Malasari,” kata Rushan.

Malasari hanyalah sekelumit cerita dari para pelaku usaha di Lhokseumawe yang terdampak pandemi Covid-19. Selain Malasari, Global Wakaf-ACT juga memberikan bantuan kepada tiga pelaku usaha lainnya.

“Saatnya membantu pejuang usaha untuk kembali bangkit. Global Wakaf-ACT melalui Wakaf Modal UMI selalu berikhtiar untuk membuat pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia, khususnya di Lhokesumawe dapat terus berjalan di masa sulit ini,” harap Rushan.[]