Mendorong UKM Gemar Sedekah

Lewat Melayu Dermawan-ACT pelaku usaha tak hanya diajarkan meningkatkan kapasitas usaha. Akan tetapi, gemar bersedekah juga dibiasakan.

Evan dari Pondok Sambal Greget sedang memaparkan memberikan motivasi bisnis kepada peserta pendampingan Melayu Dermawan. (ACTNews)

ACTNews, BATAM Melayu Dermawan-ACT menjelang akhir Maret terus meningkatkan kapasitas pelaku usaha kecil mikro di Kota Batam. Kali ini, sebanyak 40 pelaku usaha berkumpul di GM Cafe, Ruko Mega Legenda 2, Blok B3, Baloi Permai, Batam, Kamis (25/3/2021). Di sana, mereka mendapatkan materi terkait peningkatan kapasitas usaha dan gemar sedekah.

Kepala Cabang ACT Kepulauan Riau Agus Suprianto mengatakan, untuk terus berkah dan bertumbuh, pelaku usaha layaknya menerapkan konsep marketing langit. Di mana, dengan cara ini pengusaha skala kecil bisa terhindar dari hutang dan riba yang sangat bahaya dampaknya.

“Salah satu yang bisa dijalankan ialah dengan memanfaatkan wakaf produktif. Nantinya wakaf produktif ini bisa membantu teman-teman UKM,” jelas Agus saat menjelaskan program Wakaf UMKM dari Global Wakaf-ACT.

Konsep marketing langit, dalam berbisnis yaitu dengan meningkatkan ibadah kita terhadap Allah SWT dan dengan bersedekah rutin. Hakikatnya, tambah Agus, sedekah membersihkan harta. Selain itu, dengan menyedekahkan sebagian harta menjadi salah satu bentuk syukur terhadap nikmat Allah SWT.

Sebagai pemateri sekaligus inspirator bisnis, Melayu Dermawan-ACT turut menghadirkan Evan, dari Pondok Sambal Greget. Dalam pemaparannya, Evan mengajak pelaku usaha kecil untuk jangan pernah bosan untuk terus belajar. Ia pun meminta agar pelaku usaha jangan sungkan untuk bertanya kepada mentor-mentornya, termasuk yang ada di Melayu Dermawan.

“Jangan hanya fokus mengeluarkan modal, produksi dan pasang iklan, tapi juga harus diperhatikan marketing langitnya,” ungkap Evan.

Dalam pelatihan ini, pelaku usaha yang berada di bawah bimbingan Melayu Dermawan-ACT turut hadir. Rata-rata mereka merasakan perkembangan pada bisnisnya yang semakin maju. Usaha milik Rini salah satunya. Peserta pendampingan Melayu Dermawan ini pun merasa senang dengan adanya pelatihan dan pendampingan berlanjut.

Perlu diketahui, Melayu Dermawan-ACT merupakan program pendampingan usaha UKM yang dimulai di tanah Melayu, Kepulauan Riau. Identifikasi masalah usaha dan solusinya dicari agar keuntungan dan kesejahteraan keluarga pelaku usaha bisa diraih.[]