Mendukung Arya, Remaja Yang Tekuni Dagang Demi Keluarga

Demi menafkahi keluarga, Arya Yudistira (17) kini berjualan beragam minuman serta tempura di depan rumahnya. Usaha ini sempat berhenti karena kehabisan modal, namun berkat semangat Arya usahanya kembali bangkit.

bantuan modal umkm
Arya berencana menambah alat serta bahan supaya dagangannya semakin berkembang dan beragam. (ACTNews)

ACTNews, MAGELANG – Peluang mendapatkan pekerjaan di masa pandemi begitu sempit, sementara ijazah belum dapat diambil karena terbentur biaya sekolah yang belum lunas. Demikian yang dialami Arya Yudistira (17), seorang remaja asal Dusun Wringinputih, Desa Kanggan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Tetapi Arya tidak kalah oleh keadaan. Dengan modal yang ia punya, remaja lulusan sekolah menengah kejuruan ini kemudian memutuskan untuk membuka sebuah kedai di depan rumahnya pada tahun 2020 lalu.

Jus buah, minuman sasetan, dan tempura kemudian jadi andalan Arya untuk menafkahi orang tua, serta istri yang satu bulan lalu ia nikahi. Walaupun usaha tersebut sempat terhenti. “Tahun ini sempat kehabisan modal, jadi usaha juga sempat berhenti,” ujar Arya ketika ditemui Tim Global Wakaf-ACT pada Senin (20/9/2021) kemarin.


Global Wakaf-ACT mendorong semangat Arya berjualan melalui program Wakaf UMKM. Melalui program ini, Arya mendapatkan bantuan modal usaha, serta pendampingan untuk memastikan usahanya dapat stabil dan berkembang di kemudian hari.

Arya pun senang dengan adanya wakaf dari para dermawan ini. “Dengan adanya bantuan modal dari Wakaf UMKM ini, saya berencana membeli mesin press untuk cap kemasan jus buah, sama mau tambah-tambah stok bahan untuk jualan,” kata Arya.

Selain Arya, Global Wakaf-ACT juga memberikan modal usaha kepada satu UMKM lainnya di Dusun Wringinputih. Diharapkan melalui program ini, para penerima manfaat dapat membawa usaha mereka melewati pandemi, bahkan dapat terus berkembang nantinya. []