Mendukung Usaha Tatang Untuk Mandiri Dalam Berdagang

Semenjak berhenti dari pekerjaan lepas lima tahun lalu, Tatang memutuskan untuk mandiri dengan berjualan cilok. Usaha Tatang yang bekerja sama dengan orang lain ini, belakangan turut terdampak oleh pandemi.

bantuan gerobak umkm
Dengan memiliki gerobak sendiri, harapannya Tatang dapat lebih produktif dalam ikhtiarnya. (ACTNews)

ACTNews, CIAMIS – Lima tahun lalu, Tatang Suherman akhirnya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan lepas. Sebelumnya ia menggarap ladang orang lain, tetapi hasil yang ia dapat kalah dari rasa lelah. Akhirnya Tatang membuka pintu rezekinya lewat berdagang.

Tatang menjual cilok dengan gerobak untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia menempuh jarak sekitar 10 kilometer setiap hari. “Gerobak dan cilok punya orang lain jadi hasilnya dibagi dua,” ujar Tatang ketika ditemui Tim Global Wakaf-ACT di Dusun Cisaga Kolot, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (14/9/2021) lalu.

Masa pandemi ini jadi ujian bagi ikhtiar Tatang. Pendapatan merosot, bahkan sekitar setengah dari penghasilan yang ia dapatkan di hari normal. “Dagangan sekarang ikut terdampak, sementara sekarang tiga orang anak saya semuanya masih sekolah. Belum lagi buat kebutuhan sehari-hari,” cerita Tatang.


Tatang tak langsung menyerah, melainkan terus berusaha. Selain itu, laki-laki dikenal sebagai ulama di lingkungan sekitar rumahnya ini, juga memiliki keyakinan kuat kepada Allah. “Ikhtiar kita harus dibarengi juga dengan hubungan baik dengan Allah. Agar Allah terus memelihara kita dan apa yang kita lakukan selalu berkah,” terang Tatang.

Global Wakaf-ACT mendukung ikhtiar Tatang ini lewat program Wakaf Usaha Produktif. Bantuan berupa satu unit Gerobak Wakaf diberikan kepada Tatang, demi mendukung usahanya untuk mandiri dalam berusaha. Diharapkan juga kehadiran Gerobak Wakaf ini, dapat mendorong Tatang agar lebih produktif ke depannya.

“Alhamdulillah saya bisa dibantu gerobak untuk berjualan, semoga dengan adanya bantuan gerobak ini saya bisa berjualan dengan mandiri. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan pahala kepada pewakif dan para relawan sekalian,” ungkap Tatang. []