Menembus Akses ke Desa Cileuksa, Bogor

Longsor memngisolir sejumlah akses desa di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Warga yang tinggal di desa-desa itu pun tidak dapat keluar dari daerahnya.

Sejumlah jalan di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, terputus karena longsor. Jalan yang tidak dapat dilewati mengharuskan para relawan mencari alternatif rute untuk mengantarkan bantuan. (ACTNews/Akbar)

ACTNews, BOGOR – Warga Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Bogor masih terisolasi. Longsor memutus jalan utama menuju ke desa. Relawan Aksi Cepat Tanggap yang Ahad (5/1) lalu mengantarkan bantuan pun harus mencari rute lain untuk mengantarkan bantuan makanan bagi warga desa.

Sebanyak 11 kampung di Desa Cileuksa diterjang longsor. Adi Widiansyah, warga Kampung Rancanangka, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Bogor, berharap ada bantuan alat berat yang dapat membuka kembali akses jalan di Desa Cileuksa. “Ada sekitar tiga kilometer jalan tertutup longsor,” kata Adi. Saat ini pun Adi bersama warga yang lain mengungsi wilayah yang desa yang lebih aman.

Ahad lalu, listrik pun belum menyala. Warga masih mengandalkan genset berbahan bakar minyak. “Kalau kebutuhan sehari-hari, alhamdulillah sudah ada yang bantu. Alat berat ini tolong datang ke Kampung Rancanangka,” tambah Adi.

Total rumah rusak di Desa Cileuksa sebanyak 1261 unit, 4.174 jiwa mengungsi, dan 6 jembatan rusak. Pemerintah desa pun telah mengirim surat permohonan kepada Camat Sukajaya untuk melakukan relokasi. Desa Cileuksa merupakan salah satu desa dari 11 kampung di Kecamatan Sukaja. Berada di ketinggian 600-925 meter di atas permukaan laut dengan jumlah penduduk mencapai 8.189 jiwa.[]