Armada Kemanusiaan ACT Layani Masyarakat Blora

Dalam peluncuran Lumbung Beras Wakaf (LBW), empat unit armada ACT ikut diturunkan guna mmelayani 1.000 penerima manfaat yang hadir.

Armada Kemanusiaan ACT Layani Masyarakat Blora' photo
Warga berbaris menunggu antrean beras dari Humanity Rice Truck. Masing-masing warga mendapatkan 5 liter beras. (ACTNews/Muhajir Arif Rahmani)

ACTNews, BLORA - Peluncuran Lumbung Beras Wakaf (LBW) di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, disambut antusias oleh warga setempat. Sekitar 1.000 penerima manfaat tidak hanya mendapatkan beras masing-masing 5 liter, tapi juga layanan kemanusiaan dari beberapa armada Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Armada Humanity Rice Truck, Humanity Water Truck, Humanity Food Truck, dan Ambulans Pre-Hospital, melayani masyarakat pada Rabu (4/12) lalu sesaat setelah acara peluncuran selesai. Sutikah salah satunya. Setelah pemeriksaan kesehatan, ia pulang menenteng beras, makanan siap santap dari Humanity Food Truck, dan beberapa obat-obatan.

“Tadi saya periksa kolesterol dan asam urat, lalu diberi obat-obatan ini. Dokternya minta saya minum masing-masing satu kali sehari untuk meringankan penyakit saya,” kata Sutikah yang tahun ini menginjak usia 65 tahun.

Sutikah senang dengan hadirnya armada-armada ACT di peluncuran LBW yang diinisiasi oleh Global Wakaf - ACT. Terutama karena aksi-aksi kemanusiaan yang dilakukan ACT tidak dipungut biaya sama sekali.

Tim Medis ACT sedang memberikan pelayanan kesehatan kepada salah satu warga. (ACTNews/Reza Mardhani)

“Senang sekali rasanya, semua aksi-aksi yang ada di acara ini gratis, tidak bayar. Terima kasih banyak, ya. Terutama ketika pelayanan kesehatan, ketika saya ambil antrean sudah sampai nomor 51. Ternyata warga-warga lain juga senang dan banyak yang datang ke sini,” ujar Sutikah sembari tertawa.

Warga juga menerima 5 liter beras berkualitas produksi Lumbung Beras Wakaf (LBW). Paket beras itu didistribusikan menggunakan armada Humanity Rice Truck. Tidak hanya itu, beras LBW juga digunakan sebagai bahan baku makanan siap santap yang disajikan Humanity Food Truck kala itu. Pemenuhan kebutuhan pangan ini, disebut Direktur Program ACT Wahyu Novyan, sebagai ekosistem program ACT di bidang pangan dari hulu ke hilir.

“Salah satu program hilir pangan kita kan ada Humanity Rice Truck, sumbernya atau hulunya dari LBW. Jadi ini satu ekosistem, dari hulu sampai ke hilir. Hilirnya sudah produk makanan yang siap dikonsumsi. Seperti beras Humanity Rice Truck dan makanan-makanan dari Humanity Food Truck. Kalau hulunya itu proses penggilingan padi sampai dia siap dikemas menjadi beras dan didistribusikan ke hilir,” jelas Wahyu.

Selain itu, juga ada Humanity Water Truck yang membagikan air bersih kepada para warga. Ke depannya untuk mengembangkan Humanity Water Truck, ACT juga tengah menyiapkan Lumbung Air Wakaf, sehingga makin melengkapi ekosistem yang sudah dibangun ini. []

Bagikan