Menengok Kehidupan Pengungsi Suriah di Idlib

Ada ratusan pengungsi Suriah yang bertahan di wilayah Idlib Utara, dekat perbatasan Turki. Mereka tidak bisa ke mana-mana. Sepanjang hidup, mereka hanya bergantung pada bantuan kemanusiaan.

Menengok Kehidupan Pengungsi Suriah di Idlib' photo
Anak-anak pengungsi Suriah di wilayah Aqrabat mengantre untuk mendapatkan bantuan pangan berupa roti (khobz). (ACTNews)

ACTNews, IDLIB, IDLIB UTARA – Tenda-tenda berjejal di sepanjang wilayah Aqrabat. Berselang-seling dengan perkebunan zaitun. Bukan seratus atau seribu, tetapi ratusan ribu. Aqrabat adalah salah satu dari sekian banyak wilayah di Idlib Utara yang menjadi pilihan pengungsi internal. Wilayah ini berdekatan dengan batas negara Turki. Banyak pengungsi internal yang mendiami wilayah ini berasal dari kota-kota lain seperti Deir Az Zor, Aleppo, Hama, Homs, bahkan banyak pula berasal dari Damaskus.

Wilayah ini juga menjadi tujuan banyak lembaga kemanusiaan. Mereka membantu pengungsi Suria dengan sejumlah bantuan, mulai dari rumah bricket-yang lebih layak dibandingkan tenda terpal. Aksi Cepat Tanggap pun turut melakukan aksi kemanusiaan di wilayah ini.

Pertengahan September lalu misalnya, roti hangat khas Suriah dibagikan kepada keluarga dan anak-anak yang membutuhkan bersamaan dengan santunan untuk anak-anak yatim. Semua itu merupakan amanah dermawan Indonesia.


Distribusi Alquran kepada murid-murid tahfiz di wilayah Idlib. (ACTNews)

Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response - ACT melaporkan, seribu keluarga mendapat bantuan pangan khobz pada 13-17 September lalu dan 65 anak-anak yatim mendapatkan santunan.

“Selain bantuan-bantuan ini yang kita berikan berkala, insyaallah ACT juga akan membangun bricket house untuk para pengungsi,” kata Firdaus, Rabu (16/9).

Selain pangan dan tempat tinggal, ACT juga menyampaikan amanah untuk dermawan berupa Alquran. Bantuan ini didistribusikan ke Gubernuran Idlib dan Aleppo, yaitu wilayah Kota Idlib, Kafr Takhareem, Killi, Al Atarib, Kafr Nouran, dan Darat Izza pada awal September lalu.

“Sejumlah 850 mushaf Alquran kita bagikan kepada anak-anak dan pelajar tahfiz dari pengungsi internal. Mereka adalah murid-murid tahfiz di masjid,” tambah Firdaus.

Ia pun mengajak Sahabat Dermawan untuk turut memberikan dukungan terbaiknya melalui Indonesia Dermawan atau ke nomor rekening BNI Syariah 66 0000 9009 atas nama Aksi Cepat Tanggap.[]

Bagikan