Menengok Produksi Beras di Lumbung Beras Wakaf Blora

Dari Lumbung Beras Wakaf, hasil para petani ditampung dan diproses menjadi beras berkualitas premium. Beras yang telah dikemas secara baik kemudian sampai kepada para penerima manfaat secara gratis.

lumbung beras wakaf
Beras Wakaf yang siap dikirim ke penyintas bencana banjir dan badai di NTT pada bulan April 2021. (ACTNews)

ACTNews, KARAWANG, BLORA – Global Wakaf-ACT segera membangun Lumbung Beras Wakaf di Desa Telarsari, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang. Peletakkan batu pertama pembangunan pun telah dilaksanakan pada Rabu (25/8/2021) lalu.

Di samping Lumbung Beras Wakaf yang sedang dibangun itu, Global Wakaf-ACT juga memiliki lumbung beras lainnya, yakni di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Lumbung inilah yang menampung hasil panen para petani sekitar.

Wahyu Nur Alim dari Tim Global Wakaf-ACT menjelaskan, beras dari lumbung di Desa Jipang itu yang kemudian diolah untuk dibagikan kepada masyarakat. Beras yang telah dikeringkan, dibuang kulitnya dengan huler. Setelah terpisah, beras akan masuk ke mesin poles agar beras yang dihasilkan berkualitas premium,” katanya, pada Jumat (27/8/2021) ini.

Beras premium dikemas dengan logo Beras Wakaf. Beras pun siap didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Seperti pada April lalu, Lumbung Beras Wakaf di Blora mengirimkan sebanyak 50 ribu kilogram beras kualitas terbaik untuk para penyintas banjir bandang dan badai di beberapa kabupaten di Nusa Tenggara Timur.


“Sedikit lebih jauh ke belakang, tahun 2017, ribuan ton beras yang berasal dari tanah di Blora ini juga sempat sampai ke Afrika dan Rohingya. Ribuan ton beras itu untuk membantu penyintas krisis kemanusiaan di sana,” jelas Wahyu.

Dalam sehari, Lumbung Beras Wakaf di Desa Jipang dapat memproduksi hingga delapan ton beras. Semua proses produksi dibantu oleh semua pekerja yangi merupakan warga sekitar.

“Jadi tidak hanya menghasilkan produk, kita harapkan juga ada aspek pemberdayaan bagi masyarakat dari kehadiran Lumbung Beras Wakaf,” ujar Wahyu.

Demikian juga gambaran Lumbung Beras Wakaf yang akan dibangun di Karawang. Wahyu berharap pembangunan dapat berjalan lancar, sehingga bisa lebih cepat menyebar manfaat untuk para petani di Karawang maupun penerima manfaat di seluruh Indonesia.

“Mohon dukungan dari para dermawan agar kebermanfaatan wakaf ini dapat terus meluas hingga ke seluruh Indonesia,” harap Wahyu.[]