Mengais Rezeki dari Tumpukan Sampah

“Ya kalau mulung begini dari habis subuh sampai magrib, berdua sama istri. Kalau ditanya penghasilan, ya enggak tentu, tapi kisaran dalam satu hari itu bisa dapat 25 ribu, Mas,” tutur Hery kepada tim ACTNews.

operasi pangan murah
Hery Kristanto, salah satu penerima manfaat Operasi Pangan Murah di Desa Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (ACTNews)

ACTNews, PONOROGO Ketika fajar menyingsing disambut iringan ayam saling berkokok, menjadi waktu awal langkah Hery Kristanto (58) setiap harinya. Langkah demi langkah ia jalani menuju TPS Anggrek di Desa Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Setibanya di TPS Anggrek, Hery ditemani sang istri sudah bersiap mencari rezeki dari tumpukan sampah yang mulai menggunung. Berbagai jenis sampah dikumpulkan, mulai dari kardus, kaleng, hingga plastik bekas, satu persatu dimasukkan ke dalam karung yang dibawa. Barang-barang yang dikumpulkan ini lah yang kemudian menjadi uang untuk berbagai kebutuhan keluarga Hery, termasuk urusan pangan.

"Ya kalau mulung begini dari habis subuh sampai magrib, berdua sama istri. Kalau ditanya penghasilan ya enggak tentu, tapi kisaran dalam satu hari itu bisa dapat 25 ribu," tutur Hery.

Hery mengungkapkan, penghasilan yang tidak menentu membuat keluarganya begitu sulit memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Ia pun bersama keluarga masih tinggal mengontrak, membuat pengeluaran bulanan semakin besar.

"Kadang-kadang untuk keluarga juga tidak cukup. Ini saja rumah masih mengontrak, apalagi saya enggak punya sawah (tabungan). Anak saya satu, dia juga empat bulan ini belum kerja, baru kena PHK,” ungkap Hery.

Namun, di tengah keadaan ekonomi yang tidak pasti, rasa syukur selalu Hery panjatkan. Apalagi ketika kedermawanan menyapanya melalui Operasi Pangan Murah yang ACT bersama relawan MRI Ponorogo gelar. Paket pangan kualitas terbaik dan harga murah bisa Hery bawa pulang.

"Alhamdulilla, ini saya baru pertama kali tahu ada sembako murah dari ACT. Terima kasih banyak, akhirnya saya bisa belanja sembako lebih murah daripada di pasar," tambahnya.[]